Perbedaan TOEFL ITP dan iBT: Format, Biaya, dan Kegunaan

Perbedaan TOEFL ITP dan iBT: Format, Biaya, dan Kegunaan

Ketika seseorang mengatakan “saya butuh skor TOEFL,” pertanyaan yang harus langsung muncul adalah: TOEFL yang mana? Karena ada dua jenis TOEFL yang masih aktif digunakan — TOEFL ITP (Institutional Testing Program) dan TOEFL iBT (Internet-Based Test) — dan keduanya sangat berbeda dalam hal format, biaya, cakupan keterampilan yang diuji, serta penerimaannya oleh institusi.

📑 Daftar Isi

  1. Perbedaan TOEFL ITP dan iBT: Format, Biaya, dan Kegunaan
  2. Tabel Perbandingan Komprehensif TOEFL ITP vs TOEFL iBT
  3. Perbedaan Detail Per Aspek
  4. 1. Section dan Keterampilan yang Diuji
  5. 2. Sistem Penilaian
  6. 3. Biaya dan Aksesibilitas
  7. 4. Ketersediaan dan Jadwal
  8. 5. Pengalaman Mengerjakan Tes
  9. 6. Cakupan Penerimaan
  10. Kapan Memilih TOEFL ITP?
  11. Kapan Memilih TOEFL iBT?
  12. Tabel Konversi Skor TOEFL ITP ke TOEFL iBT
  13. TOEFL ITP atau iBT untuk Beasiswa? Panduan Lengkap
  14. Beasiswa LPDP
  15. Beasiswa Internasional Lainnya
  16. Beasiswa Dalam Negeri
  17. Bisakah Saya Ambil Keduanya?
  18. Persiapan TOEFL ITP vs iBT: Apa Bedanya?
  19. Persiapan TOEFL ITP
  20. Persiapan TOEFL iBT
  21. Mitos dan Fakta Seputar TOEFL ITP vs iBT
  22. Mitos: “TOEFL ITP itu tidak resmi, hanya prediction”
  23. Mitos: “TOEFL iBT selalu lebih baik daripada ITP”
  24. Mitos: “Skor TOEFL ITP bisa dikonversi resmi ke iBT”
  25. Mitos: “TOEFL ITP lebih mudah daripada iBT”
  26. Mitos: “Sertifikat TOEFL ITP tidak diakui perusahaan besar”
  27. Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
  28. Apakah TOEFL ITP bisa digunakan untuk mendaftar universitas di luar negeri?
  29. Saya butuh TOEFL untuk CPNS. Harus ambil ITP atau iBT?
  30. Apakah universitas di Indonesia lebih menghargai skor iBT daripada ITP?
  31. Bisakah skor TOEFL ITP menggantikan IELTS?
  32. Saya kurang percaya diri berbicara bahasa Inggris. Lebih baik ambil yang mana?
  33. Berapa lama persiapan yang dibutuhkan untuk TOEFL ITP vs iBT?
  34. Di mana saya bisa mengambil TOEFL ITP dengan jadwal fleksibel?
  35. Kesimpulan: Pilih yang Sesuai Kebutuhanmu
  36. Kenapa Memilih OSEE?
  37. OSEE — Test Center Resmi ETS Berpengalaman
  38. 📅 Jadwal Tes Setiap Hari
  39. 📍 Lokasi OSEE
  40. 🎯 Daftar Tes Sekarang!

Memilih jenis TOEFL yang salah bisa berakibat fatal: kamu menghabiskan waktu dan uang untuk tes yang ternyata tidak diterima oleh institusi yang kamu tuju. Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan TOEFL ITP dan iBT dari berbagai aspek agar kamu bisa membuat keputusan yang tepat.

Tabel Perbandingan Komprehensif TOEFL ITP vs TOEFL iBT

Berikut tabel perbandingan lengkap yang mencakup semua aspek penting:

Aspek TOEFL ITP TOEFL iBT
Nama Lengkap Test of English as a Foreign Language — Institutional Testing Program Test of English as a Foreign Language — Internet-Based Test
Pengembang ETS (Educational Testing Service) ETS (Educational Testing Service)
Penyelenggara Lembaga/institusi berlisensi ETS ETS langsung (via internet)
Format Tes Paper-based / Digital (melalui test center) Internet-based (komputer + internet)
Jumlah Section 3 section 4 section
Section yang Diuji Listening, Structure, Reading Reading, Listening, Speaking, Writing
Speaking Test Tidak ada Ada (berbicara ke mikrofon)
Writing Test Tidak ada Ada (2 esai)
Grammar Test Ada (Structure and Written Expression) Tidak ada (diintegrasikan ke Writing)
Durasi Total ±115 menit (2 jam kurang) ±180 menit (3 jam)
Jumlah Soal 140 soal Bervariasi (±60-70 soal + 2 esai + 4 speaking tasks)
Rentang Skor 310–677 0–120 (30 per section)
Biaya Rp 450.000–750.000 Rp 3.500.000–4.000.000 (USD 200+)
Frekuensi Tes Setiap hari (di OSEE) 50+ kali per tahun
Masa Berlaku Sertifikat 2 tahun 2 tahun
Cakupan Penerimaan Domestik (Indonesia) Global (150+ negara)
Sertifikat Resmi ETS (via test center) Resmi ETS (langsung)
Opsi Tes dari Rumah Ya (di beberapa test center seperti OSEE) Ya (TOEFL iBT Home Edition)

Perbedaan Detail Per Aspek

1. Section dan Keterampilan yang Diuji

Ini adalah perbedaan paling mendasar dan paling penting untuk dipahami.

TOEFL ITP menguji 3 keterampilan:

  • Listening Comprehension (35 menit, 50 soal) — Kemampuan memahami percakapan dan monolog akademik berbahasa Inggris
  • Structure and Written Expression (25 menit, 40 soal) — Pemahaman tata bahasa Inggris formal. Section ini unik untuk TOEFL ITP dan tidak ada di iBT
  • Reading Comprehension (55 menit, 50 soal) — Kemampuan memahami teks akademik berbahasa Inggris

TOEFL iBT menguji 4 keterampilan:

  • Reading (35 menit, 20 soal) — Memahami passage akademik
  • Listening (36 menit, 28 soal) — Memahami kuliah dan percakapan kampus
  • Speaking (16 menit, 4 tasks) — Berbicara ke mikrofon komputer, dinilai oleh AI dan human rater
  • Writing (29 menit, 2 tasks) — Menulis esai: 1 integrated task dan 1 independent task

Implikasi praktis: Jika kamu lebih kuat di grammar tapi lemah di speaking dan writing, TOEFL ITP akan lebih menguntungkanmu. Sebaliknya, jika kamu percaya diri berbicara bahasa Inggris tapi grammar-mu kurang solid, TOEFL iBT mungkin memberikan hasil yang lebih baik karena tidak ada section grammar tersendiri.

2. Sistem Penilaian

TOEFL ITP (310–677):

  • Setiap section memiliki skor antara 31–68 (Listening dan Structure) atau 31–67 (Reading)
  • Skor total = (skor section 1 + skor section 2 + skor section 3) ÷ 3 × 10
  • Menggunakan scaled scoring — bukan persentase jawaban benar
  • Tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban salah

TOEFL iBT (0–120):

  • Setiap section memiliki skor 0–30
  • Skor total = jumlah skor keempat section
  • Speaking dan Writing dinilai oleh kombinasi AI dan human raters
  • Skor Reading dan Listening berdasarkan jumlah jawaban benar (dengan kalibrasi)

3. Biaya dan Aksesibilitas

Perbedaan biaya antara TOEFL ITP dan iBT sangat signifikan:

Aspek Biaya TOEFL ITP TOEFL iBT
Biaya tes Rp 450.000–750.000 Rp 3.500.000–4.000.000
Rasio terhadap UMR Jakarta ±10% UMR ±70% UMR
Biaya retake Sama dengan tes pertama Sama dengan tes pertama
Biaya pengiriman skor tambahan Bervariasi per test center USD 20 per institusi (setelah 4 gratis)

Dengan kata lain, biaya satu kali tes TOEFL iBT setara dengan 5–7 kali tes TOEFL ITP. Untuk keperluan domestik yang menerima TOEFL ITP, memilih iBT berarti membuang uang yang tidak perlu.

4. Ketersediaan dan Jadwal

TOEFL ITP:

  • Di OSEE: tersedia setiap hari dengan 5 sesi per hari
  • Di test center lain: biasanya 1–4 kali per bulan
  • Proses pendaftaran cepat — bisa daftar hari ini, tes besok

TOEFL iBT:

  • Tersedia 50+ kali per tahun di test center fisik
  • Home Edition tersedia lebih fleksibel tapi memerlukan perangkat dan koneksi yang memenuhi syarat
  • Pendaftaran biasanya harus dilakukan beberapa hari sampai minggu sebelumnya
  • Slot sering penuh di kota-kota besar, terutama menjelang deadline beasiswa

Dari segi ketersediaan jadwal, TOEFL ITP di OSEE unggul mutlak karena bisa diambil kapan saja tanpa harus menunggu jadwal tertentu.

5. Pengalaman Mengerjakan Tes

TOEFL ITP:

  • Semua soal berbentuk pilihan ganda
  • Tidak ada interaksi dengan mikrofon atau kamera (untuk format paper-based)
  • Durasi lebih pendek (115 menit) sehingga tingkat kelelahan lebih rendah
  • Fokus pada reseptif skill (mendengar dan membaca) plus grammar
  • Cocok untuk peserta yang cemas berbicara bahasa Inggris di depan mikrofon

TOEFL iBT:

  • Campuran pilihan ganda, esai, dan berbicara ke mikrofon
  • Harus nyaman berbicara bahasa Inggris (recording diperdengarkan ke grader)
  • Durasi lebih panjang (180 menit) — butuh stamina mental yang tinggi
  • Pengalaman bisa lebih menegangkan karena ada section Speaking yang direkam
  • Integrated tasks mengharuskan peserta menggabungkan beberapa keterampilan sekaligus

6. Cakupan Penerimaan

Ini sering menjadi faktor penentu dalam memilih jenis TOEFL:

TOEFL ITP diterima untuk:

  • Pendaftaran S2/S3 di universitas Indonesia (UI, UGM, ITB, Unair, dll.)
  • Seleksi CPNS dan PPPK
  • Beasiswa dalam negeri (LPDP dalam negeri, Beasiswa Unggulan, dll.)
  • Rekrutmen di BUMN dan perusahaan domestik
  • Syarat wisuda S1 di banyak kampus
  • Kenaikan pangkat di instansi pemerintah

TOEFL iBT diterima untuk:

  • Semua yang diterima TOEFL ITP (di Indonesia)
  • Pendaftaran S2/S3 di universitas luar negeri (AS, UK, Eropa, Australia, dll.)
  • Beasiswa luar negeri (Fulbright, Chevening, LPDP luar negeri, dll.)
  • Imigrasi ke negara berbahasa Inggris
  • Rekrutmen di perusahaan multinasional global
  • Sertifikasi profesional internasional

Kunci pemahaman: TOEFL iBT mencakup semua kegunaan TOEFL ITP plus kegunaan internasional. Namun, jika kebutuhanmu hanya domestik, membayar 5–7x lipat lebih mahal untuk TOEFL iBT adalah pemborosan. Pilih TOEFL ITP yang lebih efisien.

Kapan Memilih TOEFL ITP?

Pilih TOEFL ITP jika kamu memenuhi satu atau lebih kondisi berikut:

  • Mendaftar S2/S3 di universitas Indonesia — Hampir semua universitas di Indonesia menerima TOEFL ITP
  • Mengikuti seleksi CPNS atau PPPK — Formasi yang mensyaratkan TOEFL umumnya menerima ITP
  • Melamar beasiswa LPDP dalam negeri — LPDP menerima TOEFL ITP dengan skor minimum 500
  • Melamar beasiswa Unggulan Kemendikbud — Menerima TOEFL ITP
  • Memenuhi syarat wisuda S1 — Universitas Indonesia mensyaratkan TOEFL untuk wisuda
  • Melamar kerja di perusahaan Indonesia — BUMN dan perusahaan lokal umumnya menerima ITP
  • Budget terbatas — Dengan Rp 600.000, kamu sudah mendapat sertifikat resmi ETS
  • Butuh jadwal fleksibel — Di OSEE, tes tersedia setiap hari
  • Tidak percaya diri dengan Speaking — TOEFL ITP tidak menguji kemampuan berbicara

Kapan Memilih TOEFL iBT?

Pilih TOEFL iBT jika kamu memenuhi satu atau lebih kondisi berikut:

  • Mendaftar S2/S3 di universitas luar negeri — Ini adalah kegunaan utama TOEFL iBT
  • Melamar beasiswa internasional — Fulbright, Chevening, AAS, dll. biasanya meminta iBT atau IELTS
  • Melamar beasiswa LPDP luar negeri — LPDP luar negeri tidak menerima TOEFL ITP
  • Proses imigrasi — Visa kerja atau residensi di negara berbahasa Inggris
  • Institusi secara spesifik meminta iBT — Beberapa program hanya menerima iBT, bukan ITP
  • Ingin menunjukkan kemampuan Speaking dan Writing — TOEFL iBT memberikan gambaran kemampuan yang lebih komprehensif

Tabel Konversi Skor TOEFL ITP ke TOEFL iBT

Banyak orang bertanya: berapa skor TOEFL iBT yang setara dengan skor TOEFL ITP saya? Berikut tabel konversi estimasi:

TOEFL ITP TOEFL iBT (Estimasi) Level CEFR
677 120 C2
650 110–114 C1
627 100–109 C1
600 90–99 B2+
577 83–89 B2
550 71–79 B2
530 64–70 B1+
500 53–63 B1
477 45–52 B1
450 35–44 A2+
420 27–34 A2
400 20–26 A2

Penting: Tabel ini adalah estimasi. Konversi tidak bisa dilakukan secara resmi karena kedua tes mengukur keterampilan yang berbeda. TOEFL ITP tidak menguji Speaking dan Writing, sehingga skor ITP tidak bisa langsung “diterjemahkan” ke skor iBT. Gunakan tabel ini hanya sebagai referensi kasar, bukan acuan pasti.

TOEFL ITP atau iBT untuk Beasiswa? Panduan Lengkap

Beasiswa adalah salah satu alasan paling umum orang mengambil TOEFL. Berikut panduan untuk beberapa program beasiswa populer:

Beasiswa LPDP

Program TOEFL ITP Diterima? Skor Minimum Alternatif
LPDP Dalam Negeri Ya 500 iBT 61 / IELTS 5.5
LPDP Luar Negeri Tidak iBT 80 / IELTS 6.5
LPDP Dokter Spesialis Ya 450 iBT 45 / IELTS 5.0

Beasiswa Internasional Lainnya

Beasiswa TOEFL ITP Diterima? Skor yang Diminta
Fulbright Tidak iBT 80+ / IELTS 6.5+
Chevening Tidak IELTS 6.5+
AAS (Australia Awards) Tidak IELTS 6.5+ / iBT 79+
MEXT (Jepang) Bervariasi Tergantung universitas
KGSP (Korea) Bervariasi TOPIK atau iBT/IELTS

Beasiswa Dalam Negeri

Beasiswa TOEFL ITP Diterima? Skor Minimum
Beasiswa Unggulan Kemendikbud Ya 450
Beasiswa BRIN Ya 475–500
Beasiswa Djarum Plus Ya 450
Beasiswa Tanoto Foundation Ya Bervariasi

Kesimpulan untuk beasiswa: Jika kamu mengincar beasiswa dalam negeri, TOEFL ITP sudah sangat cukup dan jauh lebih hemat. Untuk beasiswa luar negeri, kamu hampir pasti membutuhkan TOEFL iBT atau IELTS.

Bisakah Saya Ambil Keduanya?

Tentu saja. Banyak peserta yang mengambil TOEFL ITP terlebih dahulu sebagai langkah awal, lalu melanjutkan ke TOEFL iBT jika diperlukan. Strategi ini punya beberapa keuntungan:

  1. Pengukuran awal: TOEFL ITP bisa menjadi “assessment” awal untuk mengetahui level bahasa Inggrismu sebelum investasi besar di TOEFL iBT
  2. Membangun kepercayaan diri: Pengalaman mengerjakan TOEFL ITP bisa mengurangi kecemasan saat menghadapi TOEFL iBT
  3. Efisiensi biaya: Jika ternyata kamu hanya butuh TOEFL ITP (misalnya diterima S2 dalam negeri), kamu tidak perlu lagi mengeluarkan Rp 3,5 juta untuk iBT
  4. Keterampilan yang saling melengkapi: Persiapan TOEFL ITP (Listening, Structure, Reading) memperkuat fondasi yang dibutuhkan juga di TOEFL iBT

Persiapan TOEFL ITP vs iBT: Apa Bedanya?

Strategi persiapan untuk kedua tes berbeda secara signifikan karena format dan keterampilan yang diuji berbeda:

Persiapan TOEFL ITP

  • Fokus pada grammar — Section Structure sangat bergantung pada penguasaan pola grammar akademik
  • Latihan mendengarkan percakapan dan kuliah — Audio TOEFL ITP memiliki karakteristik khas
  • Perbanyak membaca teks akademik — Pelajari teknik scanning dan skimming
  • Kerjakan latihan soal pilihan ganda — Semua section berbentuk multiple choice
  • Durasi persiapan: 2–8 minggu (tergantung level awal)

Persiapan TOEFL iBT

  • Latihan berbicara bahasa Inggris — Section Speaking memerlukan latihan aktif, bukan hanya pasif
  • Latihan menulis esai akademik — Dua jenis: integrated dan independent
  • Listening dan Reading tetap penting, tapi formatnya berbeda dari ITP
  • Pelajari note-taking — Sangat diperlukan untuk integrated tasks
  • Durasi persiapan: 1–3 bulan (tergantung level awal dan keterampilan produktif)

Mitos dan Fakta Seputar TOEFL ITP vs iBT

Mitos: “TOEFL ITP itu tidak resmi, hanya prediction”

Fakta: TOEFL ITP adalah tes resmi dari ETS, bukan prediction. Soal-soalnya berasal dari bank soal ETS yang terstandarisasi, dan sertifikatnya diterbitkan dengan nama ETS. TOEFL prediction adalah tes simulasi buatan lembaga kursus — sangat berbeda dari TOEFL ITP.

Mitos: “TOEFL iBT selalu lebih baik daripada ITP”

Fakta: “Lebih baik” tergantung konteks. Jika kamu hanya butuh sertifikat untuk S2 di Indonesia, TOEFL ITP sama validnya dan jauh lebih efisien secara biaya. iBT “lebih baik” hanya jika kamu butuh penerimaan internasional.

Mitos: “Skor TOEFL ITP bisa dikonversi resmi ke iBT”

Fakta: ETS tidak menyediakan konversi resmi antara skor ITP dan iBT. Tabel konversi yang beredar adalah estimasi berdasarkan studi komparatif, bukan angka pasti. Jika institusi meminta iBT, kamu harus mengambil iBT — skor ITP tidak bisa menggantikannya.

Mitos: “TOEFL ITP lebih mudah daripada iBT”

Fakta: Keduanya menantang dengan cara yang berbeda. TOEFL ITP menguji grammar secara mendalam — sesuatu yang banyak orang Indonesia kesulitan. TOEFL iBT menguji Speaking dan Writing yang juga menantang. Mana yang “lebih mudah” bergantung pada kekuatan dan kelemahan individu masing-masing.

Mitos: “Sertifikat TOEFL ITP tidak diakui perusahaan besar”

Fakta: Perusahaan besar di Indonesia — Pertamina, Bank Indonesia, Telkom, Astra, Unilever — semuanya menerima TOEFL ITP untuk proses rekrutmen. Yang penting adalah sertifikatnya resmi dari ETS, bukan prediction.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

Apakah TOEFL ITP bisa digunakan untuk mendaftar universitas di luar negeri?

Umumnya tidak. Sebagian besar universitas di luar negeri mensyaratkan TOEFL iBT atau IELTS. Namun ada beberapa pengecualian di kawasan Asia (Jepang, Korea) yang mungkin menerima ITP. Selalu cek persyaratan spesifik universitas yang kamu tuju.

Saya butuh TOEFL untuk CPNS. Harus ambil ITP atau iBT?

Untuk seleksi CPNS di Indonesia, TOEFL ITP sudah sangat cukup dan merupakan pilihan yang paling efisien. Tidak ada keuntungan tambahan menggunakan TOEFL iBT untuk keperluan CPNS — kamu hanya akan membayar lebih mahal tanpa nilai tambah.

Apakah universitas di Indonesia lebih menghargai skor iBT daripada ITP?

Dari segi penerimaan administrasi, keduanya diterima setara. Tidak ada universitas di Indonesia yang memberikan “poin ekstra” karena kamu menggunakan TOEFL iBT daripada ITP. Yang penting adalah skor memenuhi batas minimum yang ditentukan.

Bisakah skor TOEFL ITP menggantikan IELTS?

Untuk keperluan domestik Indonesia, ya — sebagian besar institusi menerima TOEFL ITP, TOEFL iBT, atau IELTS secara bergantian. Namun untuk keperluan internasional, masing-masing institusi memiliki kebijakan sendiri tentang tes mana yang diterima.

Saya kurang percaya diri berbicara bahasa Inggris. Lebih baik ambil yang mana?

Jika speaking adalah kelemahanmu dan kamu hanya butuh sertifikat untuk keperluan domestik, pilih TOEFL ITP. Tes ini tidak menguji kemampuan berbicara, sehingga kamu bisa fokus pada kekuatanmu di Listening, Grammar, dan Reading.

Berapa lama persiapan yang dibutuhkan untuk TOEFL ITP vs iBT?

Secara umum, persiapan TOEFL ITP membutuhkan waktu 2–8 minggu, sementara TOEFL iBT membutuhkan 1–3 bulan. Waktu lebih lama untuk iBT karena kamu perlu melatih keterampilan produktif (Speaking dan Writing) yang tidak bisa “dipelajari” dalam semalam.

Di mana saya bisa mengambil TOEFL ITP dengan jadwal fleksibel?

Di OSEE, kamu bisa mengambil TOEFL ITP setiap hari dengan 5 pilihan sesi: 09:30, 13:30, 16:30, 19:30, atau 22:00 WIB. Tes dilakukan online dari rumah dengan biaya Rp 600.000 dan sertifikat resmi ETS.

Kesimpulan: Pilih yang Sesuai Kebutuhanmu

Tidak ada jawaban universal untuk pertanyaan “TOEFL ITP atau iBT?” — jawabannya selalu tergantung pada tujuanmu:

  • Butuh sertifikat TOEFL untuk kebutuhan di Indonesia (S2, CPNS, beasiswa dalam negeri, kerja)? → Pilih TOEFL ITP. Lebih murah, lebih fleksibel, dan sama-sama resmi dari ETS.
  • Butuh sertifikat TOEFL untuk kebutuhan internasional (S2 luar negeri, beasiswa asing, imigrasi)? → Pilih TOEFL iBT (atau IELTS). TOEFL ITP tidak diterima oleh sebagian besar institusi di luar negeri.

Jika kamu memilih TOEFL ITP, daftar di OSEE untuk pengalaman tes yang nyaman, jadwal fleksibel, dan sertifikat resmi ETS.

📱 Hubungi OSEE via WhatsApp: 0882-007-616-701
🌐 Kunjungi website: osee.co.id
💳 Bayar langsung: osee.co.id/payment


Kenapa Memilih OSEE?

✅ Mitra Resmi ETS

Penyelenggara tes resmi yang terverifikasi langsung oleh ETS

🏠 Tes Online dari Rumah

Tidak perlu datang ke lokasi, cukup laptop dan internet stabil

📋 Sertifikat Resmi ETS

Score Report resmi yang diakui ratusan institusi di Indonesia dan dunia

📦 Kirim ke Rumah

Sertifikat fisik dikirim langsung ke alamat Anda

OSEE — Test Center Resmi ETS Berpengalaman

OSEE (One Stop English Education) adalah ETS Certified Test Administrator yang telah dipercaya selama lebih dari 10 tahun. Dengan pengalaman melayani 16.000+ peserta tes dan bekerja sama dengan 42 mitra institusi, OSEE meraih Gold Award di IIEF 2024 & 2025 sebagai bukti komitmen kualitas tertinggi.

Tes yang tersedia di OSEE:

  • TOEFL ITP® Digital — untuk beasiswa, kelulusan, CPNS, BUMN (Rp 600.000)
  • TOEFL iBT® Home Edition — untuk kuliah luar negeri
  • TOEFL® Essentials — tes cepat, 1,5 jam
  • TOEIC® L&R — untuk karir dan dunia kerja (Rp 600.000)
  • TOEFL® Junior & Primary — untuk siswa SMP/SD

📅 Jadwal Tes Setiap Hari

5 sesi fleksibel: 09:30, 13:30, 16:30, 19:30, 22:00 WIB — termasuk akhir pekan dan hari libur.

📍 Lokasi OSEE

Surakarta, Jawa Tengah — melayani peserta dari seluruh Indonesia secara online.

📍 Lihat Lokasi di Google Maps

🎯 Daftar Tes Sekarang!

Sertifikat resmi ETS • Tes online dari rumah • Jadwal setiap hari

📋 Daftar & Bayar
💬 Chat WhatsApp

🎓 Mau Kuliah Gratis? Cek 123+ Beasiswa 2026!

Dari LPDP sampai Fulbright, dari Jepang sampai Eropa. Semua info lengkap + tips persiapan TOEFL.

OSEE — Official ETS Test Center | Gold Award 2024 IIEF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *