10 Contoh Soal TOEFL Reading dan Pembahasannya

10 Contoh Soal TOEFL Reading dan Pembahasannya

Memahami teks berbahasa Inggris dengan cepat dan tepat adalah kunci sukses dalam tes TOEFL, khususnya pada bagian Reading Comprehension. Bagian ini menguji kemampuan Anda untuk menangkap ide utama, memahami detail, dan menarik kesimpulan dari teks akademik.

Bagi banyak peserta tes, sesi ini bisa terasa menantang karena waktu yang terbatas dan topik yang bervariasi, mulai dari sejarah hingga sains. Oleh karena itu, latihan dengan contoh soal yang realistis sangat penting untuk membangun kepercayaan diri dan meningkatkan skor.

Artikel ini menyajikan 10 contoh soal TOEFL Reading beserta pembahasannya yang dirancang untuk membantu Anda memahami pola pertanyaan dan strategi menjawab. Mari kita mulai dengan memahami struktur tes Reading dan dilanjutkan dengan contoh soal serta penjelasan yang mudah dipahami.

Sekilas tentang TOEFL Reading

Bagian Reading pada TOEFL iBT biasanya terdiri dari 3–4 teks panjang (sekitar 700 kata per teks) dengan 10–14 pertanyaan per teks. Anda memiliki waktu 54–72 menit untuk menyelesaikan 30–40 soal.

Topiknya sering kali bersifat akademik, mencakup bidang seperti biologi, sejarah, geografi, atau seni. Jenis pertanyaan bervariasi, mulai dari menemukan ide utama, memahami kosakata dalam konteks, hingga menganalisis tujuan penulis. Untuk TOEFL ITP, sesi Reading berlangsung selama 55 menit dengan 50 soal, fokus pada pemahaman teks yang lebih pendek.

Strategi kunci dalam sesi ini adalah skimming (membaca sekilas untuk menangkap ide utama) dan scanning (mencari informasi spesifik). Dengan latihan soal yang tepat, Anda bisa melatih kedua keterampilan ini. Berikut adalah 10 contoh soal TOEFL Reading lengkap dengan teks, pertanyaan, dan pembahasan.

Contoh Soal TOEFL Reading dan Pembahasannya

Teks 1: The Moog Synthesizer

Robert Moog, an American inventor, developed the Moog Synthesizer, one of the first widely used electronic musical instruments. Fascinated by electronics as a teenager, Moog studied physics and engineering.In 1954, he started a company to sell theremins, an early electronic instrument. By 1964, he introduced the Moog Synthesizer prototype, a keyboard instrument that could replicate various musical sounds electronically. Its widespread adoption by musicians in the 1960s and 1970s revolutionized rock and jazz music.

Soal 1: Main Idea
What is the main idea of the passage?
A. Robert Moog’s education in physics and engineering
B. The development and impact of the Moog Synthesizer
C. The history of theremins in music
D. The challenges of electronic music in the 1960s

Jawaban: B
Pembahasan: Teks berfokus pada pengembangan Moog Synthesizer oleh Robert Moog dan dampaknya pada dunia musik. Pilihan A hanya menyebutkan latar belakang Moog, bukan inti teks. Pilihan C terlalu sempit karena theremin hanya disebutkan sekilas. Pilihan D tidak relevan karena teks tidak membahas tantangan musik elektronik.

Soal 2: Detail
When did Robert Moog introduce the Moog Synthesizer prototype?
A. 1954
B. 1964
C. 1970
D. 1960

Jawaban: B
Pembahasan: Teks dengan jelas menyatakan bahwa Moog memperkenalkan prototipe Moog Synthesizer pada tahun 1964. Pilihan lain tidak sesuai dengan informasi dalam teks.

Soal 3: Vocabulary
The word “replicate” in the passage is closest in meaning to:
A. Replace
B. Imitate
C. Improve
D. Amplify

Jawaban: B
Pembahasan: Dalam konteks teks, “replicate” berarti menghasilkan kembali atau meniru suara musik secara elektronik. “Imitate” (meniru) adalah sinonim terdekat. Pilihan A (mengganti), C (meningkatkan), dan D (memperkuat) tidak sesuai dengan makna.

Teks 2: Chickenpox

Chickenpox is a highly contagious disease caused by the Varicella zoster virus. Sufferers develop an itchy rash that can spread throughout the body. The disease lasts up to 14 days and affects both children and adults, though children are more vulnerable. In the U.S., it was once considered a “rite of passage,” believed to provide immunity to other illnesses. However, research later revealed risks associated with the virus.

Soal 4: Factual Information
According to the passage, which of the following is true about chickenpox?
A. It only affects children
B. The rash lasts for a month
C. It is highly contagious
D. It is not common in the modern world

Jawaban: C
Pembahasan: Teks menyebutkan bahwa chickenpox adalah penyakit yang “highly contagious” (sangat menular). Pilihan A salah karena penyakit ini juga menyerang orang dewasa. Pilihan B salah karena ruam berlangsung hingga 14 hari, bukan sebulan. Pilihan D tidak benar karena teks tidak menyebutkan bahwa penyakit ini sudah tidak umum.

Soal 5: Author’s Purpose
Why does the author mention that chickenpox was considered a “rite of passage” in the U.S.?
A. To explain why it was common
B. To show its perceived benefits
C. To argue it is dangerous
D. To describe its symptoms

Jawaban: B
Pembahasan: Penyebutan “rite of passage” menunjukkan kepercayaan orang tua di AS bahwa penyakit ini memberikan manfaat, yaitu imunitas terhadap penyakit lain. Pilihan A tidak tepat karena teks tidak fokus pada kelaziman penyakit. Pilihan C dan D tidak sesuai dengan tujuan penulis.

Teks 3: The Cabildo

The cabildo, Spanish for “municipal council,” was the core of local government in colonial Spanish America. Following Roman traditions, the Spanish prioritized cities, with rural areas under their control. Each municipality was governed by a cabildo, which handled policing, sanitation, taxation, and justice. Major cities like Lima had about 12 council members.

Soal 6: Detail
How many members did the cabildo in major cities like Lima have?
A. 6
B. 8
C. 12
D. 15

Jawaban: C
Pembahasan: Teks menyebutkan bahwa cabildo di kota-kota besar seperti Lima memiliki sekitar 12 anggota. Pilihan lain tidak sesuai dengan informasi teks.

Soal 7: Inference
What can be inferred about the cabildo’s role in colonial Spanish America?
A. It had no influence over rural areas
B. It was responsible for multiple municipal functions
C. It was only active in small towns
D. It focused solely on taxation

Jawaban: B
Pembahasan: Teks menjelaskan bahwa cabildo bertanggung jawab atas berbagai aspek pemerintahan kota, seperti kepolisian, sanitasi, pajak, dan keadilan. Pilihan A salah karena teks menyebutkan pedesaan berada di bawah kendali kota. Pilihan C dan D terlalu sempit karena cabildo beroperasi di kota besar dan memiliki fungsi yang lebih luas.

Teks 4: Renewable Energy

Renewable energy sources, such as solar, wind, and hydroelectric power, are sustainable and do not produce greenhouse gases. However, high costs and reliance on weather conditions limit their use. Governments are investing in these sources to reduce environmental impact and achieve energy independence.

Soal 8: Main Idea
What is the main idea of the passage?
A. Renewable energy is more expensive than fossil fuels
B. Renewable energy sources are eco-friendly but face challenges
C. Solar and wind power are the best renewable sources
D. Governments oppose renewable energy

Jawaban: B
Pembahasan: Teks membahas keunggulan energi terbarukan (ramah lingkungan) dan tantangannya (biaya tinggi dan ketergantungan pada cuaca). Pilihan A hanya menyebutkan satu aspek, bukan ide utama. Pilihan C tidak didukung teks karena tidak ada perbandingan antar sumber energi. Pilihan D salah karena teks menyebutkan dukungan pemerintah.

Soal 9: Vocabulary
The word “sustainable” in the passage is closest in meaning to:
A. Expensive
B. Renewable
C. Temporary
D. Polluting

Jawaban: B
Pembahasan: Dalam konteks teks, “sustainable” berarti sumber daya yang dapat diperbarui dan tidak habis. “Renewable” adalah sinonim terdekat. Pilihan A, C, dan D tidak sesuai dengan makna.

Soal 10: Author’s Purpose
Why does the author mention government investments in renewable energy?
A. To show the potential benefits of renewable energy
B. To highlight the disadvantages of fossil fuels
C. To argue against renewable energy
D. To explain why renewable energy is not widely used

Jawaban: A
Pembahasan: Penulis menyebutkan investasi pemerintah untuk menunjukkan manfaat potensial energi terbarukan, seperti pengurangan dampak lingkungan dan kemandirian energi. Pilihan B, C, dan D tidak sesuai dengan tujuan penulis.

Tips Mengerjakan Soal TOEFL Reading

  1. Pahami Jenis Pertanyaan: Kenali tipe soal seperti ide utama, detail, kosa kata, inferensi, atau tujuan penulis. Ini membantu Anda fokus pada informasi yang relevan.
  2. Gunakan Skimming dan Scanning: Baca paragraf pertama dan terakhir untuk menangkap ide utama, lalu cari detail spesifik sesuai pertanyaan.
  3. Kelola Waktu: Alokasikan sekitar 1,5–2 menit per soal. Jangan terlalu lama pada satu pertanyaan.
  4. Latihan Konsisten: Gunakan soal-soal dari sumber terpercaya seperti ETS atau platform seperti Edupac dan Titik Nol English Course untuk membiasakan diri dengan format tes.
  5. Perbanyak Kosakata: Pelajari kata-kata akademik yang sering muncul dalam teks TOEFL, seperti “significant,” “impact,” atau “derive.”

Kesimpulan

Latihan dengan contoh soal TOEFL Reading adalah langkah penting untuk meningkatkan kemampuan memahami teks akademik dan mengelola waktu selama tes. Soal-soal di atas mencakup berbagai tipe pertanyaan yang sering muncul, mulai dari ide utama hingga analisis kosa kata, sehingga Anda bisa berlatih secara menyeluruh.

Dengan memahami strategi seperti skimming, scanning, dan pengelolaan waktu, Anda dapat menghadapi sesi Reading dengan lebih percaya diri. Teruslah berlatih dengan materi yang valid, dan pastikan Anda menggunakan sumber terpercaya untuk persiapan maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Home
Schedule
Registration
Chat