Persiapan tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language) dalam waktu singkat seperti satu bulan memerlukan strategi yang terarah dan disiplin tinggi. Tes ini mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam empat aspek utama, Listening, Reading, Speaking, dan Writing (khususnya untuk TOEFL iBT).
Dengan waktu yang terbatas, membuat jadwal belajar yang efektif adalah kunci untuk memaksimalkan skor tanpa merasa kewalahan.
Artikel ini akan memandu Anda menyusun rencana belajar yang terstruktur, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan Anda, berdasarkan pendekatan yang telah terbukti berhasil.
Memahami Kebutuhan dan Tujuan Belajar
Langkah pertama adalah menetapkan tujuan yang jelas. Apakah Anda ingin mencapai skor tertentu, seperti 80 untuk TOEFL iBT atau 550 untuk TOEFL ITP? Tujuan ini akan menjadi panduan dalam menyusun jadwal. Selain itu, kenali level kemampuan bahasa Inggris Anda saat ini. Anda bisa mengikuti tes simulasi gratis untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan Anda di setiap bagian tes. Misalnya, jika Listening adalah titik lemah Anda, alokasikan lebih banyak waktu untuk melatih keterampilan ini.
Setelah mengetahui tujuan dan level kemampuan, kumpulkan semua materi yang perlu dipelajari. Gunakan sumber belajar yang kredibel, seperti buku resmi ETS, “Official Guide to the TOEFL Test”, atau platform yang menyediakan latihan soal dan simulasi tes. Pastikan Anda memahami format tes, jumlah soal, dan batasan waktu untuk setiap bagian. Pengetahuan ini akan membantu Anda mengatur prioritas belajar dengan lebih baik.
Prinsip Membuat Jadwal Belajar yang Efektif
Jadwal belajar yang efektif harus realistis, fleksibel, dan konsisten. Penelitian psikologi pembelajaran menunjukkan bahwa belajar dalam sesi pendek (20-30 menit) setiap hari lebih efektif daripada belajar intensif dalam waktu lama tapi jarang.
Teknik seperti Pomodoro (25 menit belajar, 5 menit istirahat) dapat membantu menjaga fokus dan mencegah kelelahan. Selain itu, jadwal harus mempertimbangkan gaya belajar Anda, apakah Anda lebih nyaman belajar dengan membaca, mendengarkan, atau berlatih langsung.
Berikut adalah langkah-langkah menyusun jadwal belajar TOEFL yang efektif:
- Bagi Waktu untuk Setiap Bagian Tes
Tes TOEFL mencakup empat keterampilan utama. Alokasikan waktu secara proporsional berdasarkan kelemahan Anda, tetapi pastikan semua bagian mendapat perhatian. Misalnya, jika Speaking adalah tantangan terbesar, berikan porsi waktu lebih banyak untuk latihan berbicara. - Tetapkan Target Harian dan Mingguan
Pecah tujuan besar (misalnya, skor 90) menjadi target kecil yang dapat dicapai setiap hari atau minggu. Contohnya, minggu pertama fokus pada penguasaan 50 kosa kata baru dan dua simulasi Listening. - Sisipkan Waktu Istirahat dan Evaluasi
Istirahat singkat setiap 25-30 menit membantu menjaga konsentrasi. Selain itu, luangkan waktu setiap minggu untuk mengevaluasi kemajuan Anda melalui tes latihan. - Gunakan Sumber Belajar yang Variatif
Kombinasikan buku, video tutorial, podcast, dan latihan soal online untuk menjaga proses belajar tetap menarik. Misalnya, dengarkan podcast berbahasa Inggris untuk melatih Listening atau baca artikel akademis untuk meningkatkan Reading.
Contoh Jadwal Belajar TOEFL 1 Bulan
Berikut adalah contoh jadwal belajar selama satu bulan (4 minggu) untuk persiapan TOEFL iBT. Jadwal ini dirancang untuk seseorang dengan jadwal harian yang sibuk, dengan asumsi Anda dapat meluangkan 2 jam per hari untuk belajar.
| Hari | Fokus Belajar | Aktivitas | Durasi |
|---|---|---|---|
| Minggu 1: Pemahaman Dasar dan Kosa Kata | |||
| Senin | Listening | Dengarkan podcast akademis (TED Talks), catat kosa kata baru | 1 jam |
| Reading | Baca artikel pendek, identifikasi ide utama | 1 jam | |
| Selasa | Structure | Pelajari grammar (tenses, subject-verb agreement), kerjakan 10 soal latihan | 1 jam |
| Speaking | Latihan pengucapan dengan merekam diri sendiri | 1 jam | |
| Rabu | Reading | Baca artikel akademis, jawab 5 soal Reading | 1 jam |
| Listening | Dengarkan dialog TOEFL, catat poin utama | 1 jam | |
| Kamis | Writing | Pelajari struktur esai TOEFL, tulis 1 esai pendek | 1 jam |
| Structure | Kerjakan 10 soal Structure, periksa jawaban | 1 jam | |
| Jumat | Speaking | Latihan menjawab soal Speaking dengan timer | 1 jam |
| Listening | Dengarkan kuliah singkat, jawab 5 soal | 1 jam | |
| Sabtu | Review | Kerjakan simulasi tes mini (Listening + Reading) | 2 jam |
| Minggu | Istirahat/Latihan Ringan | Tonton film berbahasa Inggris dengan subtitle | 1 jam |
| Minggu 2: Latihan Intensif | |||
| Senin-Jumat | Semua Bagian | Tingkatkan intensitas latihan soal (15-20 soal/hari), fokus pada kelemahan | 2 jam |
| Sabtu | Simulasi Tes | Kerjakan simulasi tes lengkap (TOEFL.id/Best My Test) | 3 jam |
| Minggu | Evaluasi | Analisis hasil simulasi, identifikasi area lemah | 1 jam |
| Minggu 3: Penguatan dan Strategi | |||
| Senin-Jumat | Semua Bagian | Latihan soal dengan strategi (misalnya, skimming untuk Reading, mencatat untuk Listening) | 2 jam |
| Sabtu | Simulasi Tes | Kerjakan simulasi tes lengkap, fokus pada manajemen waktu | 3 jam |
| Minggu | Istirahat/Latihan Ringan | Baca artikel ringan, latihan Speaking santai | 1 jam |
| Minggu 4: Pemantapan dan Simulasi Akhir | |||
| Senin-Jumat | Semua Bagian | Latihan soal intensif, ulang materi lemah | 2 jam |
| Sabtu | Simulasi Tes | Kerjakan simulasi tes lengkap dalam kondisi mirip ujian | 3 jam |
| Minggu | Review Akhir | Tinjau hasil simulasi, perbaiki kesalahan | 2 jam |
Sesuaikan jadwal dengan rutinitas harian Anda. Jika Anda hanya bisa belajar 1 jam per hari, kurangi jumlah soal latihan.
BACA JUGA: 6 Cara Cepat Belajar TOEFL Sendiri dengan Efektif
Tips Tambahan untuk Sukses
- Konsisten dan Disiplin: Patuhi jadwal yang telah dibuat, tetapi jangan terlalu kaku. Jika ada hari yang sibuk, pindahkan sesi belajar ke waktu lain.
- Manfaatkan Media yang Menyenangkan: Menonton film berbahasa Inggris, mendengarkan lagu, atau membaca artikel populer dapat meningkatkan kosa kata tanpa terasa membosankan.
- Latihan dengan Kondisi Nyata: Lakukan simulasi tes dalam suasana tenang, tanpa gangguan, dan gunakan timer untuk membiasakan diri dengan tekanan waktu.
- Bergabung dengan Komunitas Belajar: Diskusi dengan teman atau kelompok belajar dapat meningkatkan motivasi dan memberikan perspektif baru.
Kesimpulan
Menyusun jadwal belajar TOEFL yang efektif dalam satu bulan membutuhkan perencanaan yang matang, disiplin, dan strategi yang tepat. Dengan memahami tujuan, mengenali kelemahan, dan menggunakan sumber belajar yang berkualitas, Anda dapat memaksimalkan persiapan dalam waktu singkat.
Ingat, kunci sukses adalah konsistensi dan evaluasi berkala untuk memastikan kemajuan. Dengan jadwal yang terstruktur dan komitmen yang kuat, Anda akan lebih percaya diri menghadapi tes TOEFL dan meraih skor yang diinginkan.
OSEE adalah pusat tes TOEFL resmi yang bekerja sama dengan ETS, menawarkan kelas persiapan TOEFL yang dipimpin oleh pengajar berpengalaman. Dengan materi terkini, simulasi tes realistis, dan jadwal fleksibel, OSEE membantu Anda mencapai skor maksimal.






Leave a Reply