Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, kemampuan berbahasa Inggris bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan sebuah kebutuhan fundamental. Banyak perusahaan, terutama yang berskala multinasional, menjadikan kemahiran berbahasa Inggris sebagai syarat utama. Di sinilah peran penting sebuah tes standardisasi internasional, dan salah satu yang paling diakui di dunia profesional adalah TOEIC.
Mungkin kamu sudah pernah mendengar namanya, atau bahkan melihatnya sebagai salah satu syarat dalam lowongan pekerjaan. Namun, sebenarnya apa itu TOEIC? Mengapa sertifikat ini begitu dihargai oleh perusahaan di seluruh dunia? Memahami TOEIC secara menyeluruh adalah langkah pertama untuk membuka pintu menuju peluang karir yang lebih luas di panggung global. Ini bukan sekadar tes, melainkan investasi strategis untuk masa depan profesionalmu.
Pengertian TOEIC
TOEIC adalah singkatan dari Test of English for International Communication. Dari kepanjangannya saja, kita bisa menangkap esensi utama dari tes ini: mengukur kemampuan seseorang dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris di lingkungan kerja internasional.
Berbeda dengan tes bahasa Inggris lainnya yang mungkin lebih fokus pada konteks akademis, TOEIC dirancang secara spesifik untuk merefleksikan situasi komunikasi yang nyata di tempat kerja. Mulai dari rapat, negosiasi, presentasi, komunikasi melalui email, hingga percakapan telepon dengan rekan kerja dari berbagai negara. Inilah yang membuat pengertian TOEIC begitu relevan bagi para profesional dan calon tenaga kerja.
Singkatnya, TOEIC adalah sebuah simulasi. Tes ini menguji seberapa baik kamu bisa memahami dan menggunakan bahasa Inggris dalam skenario profesional sehari-hari. Oleh karena itu, perusahaan mempercayai skor TOEIC sebagai indikator yang akurat untuk menilai kesiapan seorang kandidat dalam berkomunikasi di lingkungan bisnis global.
Struktur dan Format Tes TOEIC yang Perlu Kamu Ketahui
Secara umum, tes TOEIC terbagi menjadi dua jenis yang bisa diambil secara terpisah, tergantung kebutuhanmu atau permintaan dari institusi. Keduanya memiliki fokus dan format yang berbeda.
1. TOEIC Listening & Reading Test
Ini adalah format tes TOEIC yang paling umum dan paling sering dijadikan standar. Tes ini berbentuk pilihan ganda yang dikerjakan menggunakan kertas dan pensil (PBT) atau komputer (CBT), dengan total 200 soal yang dibagi menjadi dua sesi besar.
| Sesi | Bagian (Parts) | Jumlah Soal | Durasi | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| Listening (Mendengarkan) | Part 1: Photographs | 6 | 45 Menit | Memilih deskripsi yang paling sesuai dengan gambar. |
| Part 2: Question-Response | 25 | Merespons sebuah pertanyaan atau pernyataan. | ||
| Part 3: Conversations | 39 | Menjawab pertanyaan berdasarkan percakapan singkat. | ||
| Part 4: Talks | 30 | Menjawab pertanyaan berdasarkan monolog/pembicaraan singkat (misal: pengumuman, berita). | ||
| Reading (Membaca) | Part 5: Incomplete Sentences | 30 | 75 Menit | Melengkapi kalimat dengan tata bahasa atau kosakata yang tepat. |
| Part 6: Text Completion | 16 | Melengkapi paragraf atau teks singkat. | ||
| Part 7: Reading Comprehension | 54 | Memahami berbagai jenis teks bacaan (email, iklan, artikel, surat). |
Sesi Listening menguji kemampuanmu memahami bahasa Inggris lisan dengan berbagai aksen (Amerika, Inggris, Australia, Kanada), sementara sesi Reading menguji pemahamanmu terhadap tata bahasa, kosakata, dan konteks bacaan dalam dunia kerja.
2. TOEIC Speaking & Writing Test
Tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan produktif, yaitu seberapa baik kamu bisa menghasilkan ucapan (berbicara) dan tulisan dalam bahasa Inggris. Tes ini selalu dilaksanakan secara online untuk merekam jawaban lisan dan tulisanmu.
Sesi Speaking (Berbicara) – Durasi Sekitar 20 Menit
- Read a text aloud: Membaca sebuah teks pendek dengan intonasi dan pelafalan yang jelas.
- Describe a picture: Mendeskripsikan sebuah gambar secara detail.
- Respond to questions: Menjawab serangkaian pertanyaan mengenai topik yang umum.
- Respond to questions using provided information: Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang diberikan (misal: jadwal acara).
- Propose a solution: Memberikan solusi atas sebuah masalah yang disampaikan melalui pesan suara.
- Express an opinion: Menyatakan dan mempertahankan pendapat tentang suatu topik.
Sesi Writing (Menulis) – Durasi Sekitar 60 Menit
- Write a sentence based on a picture: Menulis sebuah kalimat yang relevan berdasarkan gambar dan dua kata kunci yang diberikan.
- Respond to a written request: Menulis balasan email atau pesan singkat.
- Write an opinion essay: Menulis esai untuk menyatakan, menjelaskan, dan mendukung pendapatmu tentang suatu isu.
Kedua jenis tes TOEIC ini memberikan gambaran yang sangat komprehensif tentang kemampuan bahasa Inggrismu, baik secara pasif (mendengar dan membaca) maupun aktif (berbicara dan menulis).
Siap untuk Karir Global?
Buktikan kemampuan bahasa Inggrismu dengan sertifikat TOEIC resmi dan buka ribuan peluang baru.
Memahami Sistem Skor TOEIC
Salah satu hal yang paling penting untuk dipahami tentang TOEIC adalah sistem penilaiannya. Tes ini tidak menggunakan sistem “lulus” atau “gagal”. Sebaliknya, kamu akan mendapatkan skor yang merefleksikan level kemahiranmu.
Untuk TOEIC Listening & Reading, skornya berkisar dari 10 hingga 990, dengan rincian:
- Sesi Listening: Skor 5 – 495
- Sesi Reading: Skor 5 – 495
Total skor dari kedua sesi inilah yang menjadi hasil akhirmu. Perusahaan atau institusi biasanya menetapkan standar skor minimal yang mereka butuhkan. Berikut adalah gambaran umum interpretasi skor TOEIC:
- 905 – 990: International Professional Proficiency. Kamu mampu berkomunikasi secara efektif dalam hampir semua situasi profesional.
- 785 – 900: Working Proficiency Plus. Mampu memenuhi sebagian besar tuntutan komunikasi di tempat kerja, meskipun terkadang ada sedikit kekurangan.
- 605 – 780: Limited Working Proficiency. Mampu memulai dan mempertahankan percakapan sosial dan profesional yang dapat diprediksi.
- 405 – 600: Elementary Proficiency Plus. Mampu memenuhi tuntutan komunikasi dasar dan terbatas.
Sementara itu, untuk TOEIC Speaking & Writing, skornya berkisar dari 0 hingga 200 untuk masing-masing sesi.
Manfaat dan Kegunaan Sertifikat TOEIC untuk Karirmu
Memiliki sertifikat TOEIC dengan skor yang memuaskan membuka banyak sekali pintu kesempatan. Manfaatnya sangat nyata dan bisa langsung dirasakan dalam perjalanan karirmu.
- Meningkatkan Peluang Diterima Kerja: Banyak perusahaan multinasional, BUMN, dan bahkan instansi pemerintah menjadikan skor TOEIC sebagai salah satu filter utama dalam proses rekrutmen. Skor yang tinggi akan membuat CV-mu lebih menonjol.
- Syarat Promosi Jabatan: Di beberapa perusahaan, untuk naik ke level manajerial atau posisi yang membutuhkan banyak interaksi dengan klien internasional, skor TOEIC tertentu menjadi sebuah keharusan.
- Standar Global yang Diakui: Karena TOEIC adalah standar internasional, sertifikat ini berlaku dan diakui di berbagai negara. Ini sangat berguna jika kamu berencana untuk bekerja di luar negeri.
- Mengukur Kemajuan Diri: Mengambil tes TOEIC secara berkala bisa menjadi cara yang objektif untuk mengukur sejauh mana kemampuan bahasa Inggrismu berkembang.
- Meningkatkan Kepercayaan Diri: Ketika kamu tahu kemampuanmu telah diukur dan diakui oleh standar internasional, kamu akan lebih percaya diri saat berkomunikasi dalam bahasa Inggris di lingkungan profesional.
Kesimpulan
Pada akhirnya, TOEIC adalah jembatan yang menghubungkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan tuntutan dunia kerja global. Ini bukan sekadar ujian, melainkan sebuah alat validasi yang membuktikan bahwa kamu siap untuk berkomunikasi secara efektif dan profesional di panggung internasional.
Mempersiapkan diri untuk tes TOEIC adalah sebuah langkah proaktif untuk berinvestasi pada diri sendiri dan membuka gerbang menuju peluang karir yang tidak terbatas. Dengan pemahaman yang benar dan persiapan yang matang, skor TOEIC yang tinggi bukan lagi sekadar impian.






Leave a Reply