Di pasar sertifikasi bahasa Inggris saat ini, beredar berbagai istilah yang membingungkan bagi orang awam: Official, Prediction, Like-Test, hingga Equivalent. Ketidaktahuan akan perbedaan istilah ini bisa berakibat fatal bagi dompet dan nasib lamaran kerja Anda.
Sebagai lembaga resmi, kami di OSEE sangat prihatin melihat banyak kandidat yang “tertipu” membeli tes murah yang ternyata tidak bisa dipakai untuk melamar ke instansi tujuan. Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaan tes TOEIC resmi dan prediksi agar Anda tidak salah langkah.
Apa Itu Tes TOEIC Prediction?
Tes prediksi, sering disebut juga sebagai simulation test, adalah tes yang menggunakan soal-soal latihan atau soal tahun-tahun lampau yang tidak lagi digunakan secara aktif oleh ETS. Tujuan utamanya adalah untuk latihan atau pemetaan kemampuan internal lembaga kursus.
Sertifikat yang keluar dari tes prediksi biasanya dikeluarkan oleh lembaga kursus lokal (LKP), bukan oleh ETS. Kop suratnya adalah kop lembaga tersebut, dan tidak memiliki fitur keamanan global yang dimiliki sertifikat resmi.
Apa Itu Tes TOEIC Official (Resmi)?
Tes TOEIC Official adalah tes yang diselenggarakan oleh perwakilan resmi ETS (Educational Testing Service) di suatu negara. Soal-soalnya adalah paket soal rahasia yang didistribusikan langsung dari pusat ETS di Amerika Serikat.
Sertifikat atau Score Report yang Anda dapatkan memiliki standar internasional, diakui di seluruh dunia, dan dapat diverifikasi keasliannya oleh perusahaan manapun di berbagai negara.
Tabel Perbedaan Utama
Agar lebih jelas, perhatikan tabel perbandingan berikut ini:
| Fitur | TOEIC Official (Resmi) | TOEIC Prediction (Prediksi) |
|---|---|---|
| Penerbit Sertifikat | ETS (Educational Testing Service) | Lembaga Kursus/Bahasa Lokal |
| Pengakuan | Internasional & Nasional (BUMN/MNC) | Terbatas (Lokal/Internal Kursus) |
| Biaya | Lebih tinggi (Investasi jangka panjang) | Sangat murah |
| Keamanan | Foto peserta tercetak, fitur anti-palsu | Standar cetak biasa |
| Verifikasi | Bisa diverifikasi global | Hanya bisa diverifikasi lembaga terkait |
| Soal | Terupdate dan Terstandarisasi ETS | Soal Latihan/Arsip Lama |
Risikonya Menggunakan Sertifikat Prediksi untuk Melamar Kerja
Banyak pelamar yang tergoda harga murah tes prediksi yang hanya ratusan ribu rupiah, dibandingkan tes resmi yang harganya lebih tinggi. Namun, perhatikan risiko fatal berikut:
- Gugur Otomatis di Seleksi Administrasi Perusahaan besar seperti Pertamina, PLN, atau Bank Indonesia biasanya secara spesifik meminta “Original Score Report from ETS”. Jika Anda mengunggah sertifikat prediksi, sistem AI atau verifikator manusia akan langsung membuang berkas Anda.
- Dianggap Tidak Profesional Menggunakan dokumen yang tidak sesuai persyaratan menunjukkan bahwa Anda tidak teliti membaca instruksi atau mencoba mengambil jalan pintas. Ini preseden buruk di mata HRD.
- Skor Tidak Akurat Tes prediksi seringkali tidak dikalibrasi dengan standar ketat. Anda bisa saja mendapat skor 550 di tes prediksi, tapi saat tes resmi ternyata kemampuan Anda hanya di angka 400. Ini memberikan rasa aman palsu.
Kapan Boleh Menggunakan Tes Prediksi?
Apakah tes prediksi sama sekali tidak berguna? Tentu tidak. Tes prediksi sangat berguna untuk:
- Mengukur kemajuan belajar selama kursus.
- Latihan manajemen waktu sebelum tes asli.
- Syarat sidang skripsi internal universitas (jika universitas mengizinkan).
- Melamar kerja di perusahaan lokal skala kecil yang tidak mensyaratkan sertifikasi internasional.
Namun, untuk urusan karier tingkat tinggi, jangan berkompromi. Pastikan Anda mengambil tes di OSEE untuk mendapatkan kepastian legalitas sertifikat.
Cara Mengidentifikasi Lembaga Resmi
Pastikan Anda mendaftar di lembaga yang memiliki afiliasi jelas sebagai Test Center resmi.
Lembaga resmi tidak akan pernah menjanjikan “Skor Dijamin Tinggi” atau “Sertifikat Tanpa Tes”.
Proses tes resmi selalu mengikuti protokol ketat: registrasi dengan ID asli, foto di tempat, dan pengawasan ketat saat ujian.
Kesimpulan
Perbedaan tes TOEIC resmi dan prediksi ibarat perbedaan antara uang asli dan uang mainan. Keduanya mirip secara fisik, namun nilainya jauh berbeda di mata institusi. Jadilah kandidat yang cerdas. Cek persyaratan rekrutmen dengan teliti.
Jika diminta sertifikat resmi, jangan coba-coba menyodorkan hasil prediksi. Investasikan waktu dan biaya Anda pada hal yang benar-benar diakui.






Leave a Reply