Memahami seluk-beluk tes TOEFL ITP menjadi langkah awal yang krusial bagi banyak kalangan, mulai dari mahasiswa hingga profesional yang ingin melanjutkan studi atau meniti karir di kancah global. Salah satu informasi paling mendasar yang sering dicari adalah rincian jumlah soal dan alokasi waktu yang disediakan. Pengetahuan ini bukan sekadar angka, melainkan fondasi untuk membangun strategi pengerjaan yang efektif dan efisien. Tanpa pemahaman ini, kamu mungkin akan kesulitan mengelola waktu dan energi saat hari tes tiba.
Sebagai partner terpercaya dalam persiapan TOEFL, kami di OSEE.CO.ID sering melihat bagaimana pemahaman struktur tes dapat mengubah hasil akhir secara signifikan. Banyak peserta tes yang cerdas secara akademis namun gagal meraih skor maksimal hanya karena kurangnya persiapan strategi yang berakar pada detail tes itu sendiri.
Oleh karena itu, mari kita bedah bersama secara mendalam mengenai jumlah soal TOEFL ITP, durasi pengerjaan di setiap sesi, dan bagaimana kamu bisa memanfaatkan informasi ini untuk meraih keunggulan.
Sekilas Tentang Tes TOEFL ITP
Sebelum kita masuk ke rincian jumlah soal, ada baiknya kamu memahami terlebih dahulu apa itu TOEFL ITP. TOEFL ITP (Institutional Testing Program) adalah salah satu jenis tes kemahiran bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh ETS (Educational Testing Service). Berbeda dengan TOEFL iBT yang berbasis internet dan menguji empat kemampuan (membaca, mendengar, berbicara, menulis), TOEFL ITP lebih fokus pada penilaian kemampuan pasif dan umumnya menggunakan format PBT (Paper-Based Test).
Sertifikat TOEFL ITP banyak diakui dan digunakan untuk berbagai keperluan di tingkat institusional atau dalam negeri, seperti:
- Syarat kelulusan sarjana atau pascasarjana.
- Pendaftaran beasiswa dalam negeri.
- Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau BUMN.
- Evaluasi kemajuan belajar bahasa Inggris di sebuah lembaga.
Karena formatnya yang terstruktur, memahami komposisi soalnya adalah kunci utama.
Struktur dan Total Jumlah Soal TOEFL ITP
Secara keseluruhan, tes TOEFL ITP terdiri dari 140 soal pilihan ganda yang harus diselesaikan dalam waktu 115 menit atau 1 jam 55 menit. Waktu ini belum termasuk durasi untuk pengisian data diri dan instruksi awal. Tes ini terbagi menjadi tiga sesi utama yang dikerjakan secara berurutan tanpa jeda.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, perhatikan tabel rincian berikut ini.
| Sesi Tes | Nama Sesi | Jumlah Soal | Alokasi Waktu |
|---|---|---|---|
| Section 1 | Listening Comprehension | 50 soal | ± 35 menit |
| Section 2 | Structure and Written Expression | 40 soal | 25 menit |
| Section 3 | Reading Comprehension | 50 soal | 55 menit |
| Total | 140 soal | 115 menit |
Dari tabel di atas, terlihat jelas bahwa setiap sesi memiliki tantangan dan alokasi waktu yang berbeda. Manajemen waktu menjadi sangat krusial, terutama di Section 2 dan 3 di mana kamu harus mengatur kecepatan pengerjaanmu sendiri.
Rincian Mendalam Tiap Sesi TOEFL ITP
Agar persiapanmu semakin matang, mari kita kupas tuntas setiap sesi, mulai dari tipe soal hingga tips pengerjaannya.
Section 1: Listening Comprehension (50 Soal, ± 35 Menit)
Sesi pertama ini bertujuan untuk mengukur kemampuanmu dalam memahami percakapan dan monolog singkat dalam bahasa Inggris lisan. Kecepatan pengerjaan di sesi ini sepenuhnya diatur oleh audio yang diputar. Kamu tidak bisa mengulang atau mempercepatnya. Sesi ini dibagi lagi menjadi tiga bagian.
- Part A: Short Conversations (30 soal) Di bagian ini, kamu akan mendengar 30 dialog singkat antara dua orang, diikuti oleh satu pertanyaan untuk setiap dialog. Kunci utamanya adalah fokus pada ucapan pembicara kedua, karena jawaban sering kali merupakan parafrasa atau simpulan dari apa yang ia katakan.
- Part B: Longer Conversations (± 8 soal) Kamu akan mendengarkan dua percakapan yang lebih panjang. Setiap percakapan diikuti oleh sekitar empat pertanyaan. Tipsnya adalah cobalah untuk mengantisipasi pertanyaan dengan memahami konteks umum, topik, dan siapa yang berbicara saat audio masih diputar.
- Part C: Talks (± 12 soal) Bagian terakhir ini berisi tiga monolog singkat yang menyerupai sebuah ceramah atau siaran radio. Setiap monolog diikuti oleh sekitar empat pertanyaan. Mencatat poin-poin penting seperti ide utama, tanggal, atau nama bisa sangat membantumu menjawab pertanyaan setelah monolog selesai.
Section 2: Structure and Written Expression (40 Soal, 25 Menit)
Ini adalah sesi tes yang paling singkat namun paling padat. Dengan hanya 25 menit untuk 40 soal, kamu hanya punya waktu sekitar 37 detik untuk setiap soal. Sesi ini menguji pemahamanmu terhadap tata bahasa (grammar) dan struktur kalimat dalam bahasa Inggris formal.
- Structure (15 soal) Bagian ini terdiri dari kalimat-kalimat yang bagiannya dikosongkan. Tugasmu adalah memilih satu dari empat pilihan jawaban yang paling tepat untuk melengkapi kalimat tersebut. Strategi jitu adalah dengan mengidentifikasi subjek dan kata kerja utama dalam kalimat terlebih dahulu.
- Written Expression (25 soal) Di sini, kamu akan disajikan kalimat lengkap dengan empat kata atau frasa yang digarisbawahi. Tugasmu adalah menemukan satu bagian yang salah atau tidak sesuai dengan kaidah tata bahasa Inggris standar. Latihlah dirimu untuk mengenali pola-pola kesalahan umum, seperti subject-verb agreement, penggunaan preposisi, atau bentuk kata yang salah.
Section 3: Reading Comprehension (50 Soal, 55 Menit)
Sesi terakhir ini mengukur kemampuanmu dalam memahami teks bacaan akademis. Kamu akan diberikan sekitar lima teks bacaan, di mana setiap teks diikuti oleh 8-12 pertanyaan. Ini adalah sesi terpanjang dan membutuhkan stamina serta konsentrasi yang tinggi.
Topik bacaannya sangat beragam, mulai dari ilmu pengetahuan, sejarah, seni, hingga biografi. Jenis pertanyaannya pun bervariasi, seperti:
- Menanyakan ide pokok paragraf atau keseluruhan teks.
- Menanyakan detail informasi yang tersurat.
- Menanyakan makna kosakata tertentu dalam konteks.
- Menanyakan informasi yang tersirat (inferensi).
Dengan alokasi 55 menit untuk 50 soal dan 5 bacaan, idealnya kamu menghabiskan sekitar 11 menit untuk setiap bacaan (termasuk membaca dan menjawab soal-soalnya).
Pentingnya Memahami Jumlah Soal untuk Strategi Tes
Mengetahui angka-angka di atas bukan hanya untuk hafalan. Informasi ini adalah senjata utamamu. Inilah mengapa pemahaman ini sangat penting:
- Membangun Strategi Manajemen Waktu: Kamu bisa membuat target waktu pengerjaan. Misalnya, di sesi Reading, kamu tahu harus segera pindah ke bacaan berikutnya setelah 11 menit, terlepas dari apakah semua soal sudah terjawab atau belum.
- Latihan yang Lebih Terarah: Saat berlatih, kamu bisa membuat simulasi yang semirip mungkin dengan tes aslinya. Gunakan stopwatch dan kerjakan soal sesuai jumlah dan durasi yang telah ditentukan. Ini akan melatih ketahanan dan kecepatanmu.
- Mengurangi Kecemasan: Ketidakpastian sering kali menjadi sumber kecemasan terbesar. Dengan mengetahui apa yang akan kamu hadapi secara detail, kamu akan merasa lebih tenang, percaya diri, dan siap saat memasuki ruang tes.
Dengan bekal pemahaman menyeluruh mengenai jumlah soal dan struktur tes TOEFL ITP, kamu kini selangkah lebih maju. Persiapan yang matang bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah rencana yang bisa dieksekusi dengan baik. Saatnya mengubah pengetahuan ini menjadi skor TOEFL ITP yang kamu targetkan, dan OSEE.CO.ID siap membantumu dalam setiap langkah perjalananmu.






Leave a Reply