Kesalahan Grammar yang Menurunkan Skor TOEFL Writing dan Cara Memperbaikinya

Kesalahan Grammar yang Menurunkan Skor TOEFL Writing dan Cara Memperbaikinya

Menulis esai dalam tes TOEFL, khususnya pada bagian Writing, membutuhkan pemahaman tata bahasa Inggris yang kuat. Banyak peserta tes kehilangan poin berharga karena kesalahan tata bahasa yang sebenarnya bisa dihindari. Kesalahan ini tidak hanya mengganggu kejelasan tulisan, tetapi juga membuat esai terlihat kurang profesional di mata penguji.

Artikel ini akan membahas beberapa kesalahan tata bahasa yang sering terjadi dalam TOEFL Writing, dampaknya terhadap skor, dan cara praktis untuk memperbaikinya.

1. Ketidaksesuaian Subjek dan Kata Kerja (Subject-Verb Agreement)

Salah satu kesalahan paling umum adalah ketidaksesuaian antara subjek dan kata kerja. Dalam bahasa Inggris, subjek tunggal harus diikuti oleh kata kerja tunggal, sedangkan subjek jamak memerlukan kata kerja jamak.

Misalnya, penulisan “The students is studying” salah karena subjek jamak “students” seharusnya diikuti oleh “are studying”.

Dampak

Penguji TOEFL menilai kemampuan peserta dalam menyusun kalimat yang benar secara tata bahasa. Kesalahan ini dapat menurunkan skor pada aspek Grammatical Range and Accuracy karena menunjukkan kurangnya penguasaan aturan dasar.

Cara Memperbaiki

  • Pahami aturan dasar: Pastikan Anda tahu bentuk tunggal dan jamak dari kata kerja. Contohnya, “is” untuk subjek tunggal seperti “he” atau “she”, dan “are” untuk subjek jamak seperti “they” atau “students”.
  • Perhatikan subjek yang kompleks: Subjek seperti “The group of students” tetap dianggap tunggal karena kata utamanya adalah “group”. Jadi, tulis “The group of students is attending a seminar.”
  • Latihan soal: Gunakan latihan soal TOEFL Structure untuk mengenali pola kesalahan ini. Buku seperti TOEFL Breaker atau platform seperti TestGlider menyediakan latihan yang relevan.

2. Penggunaan Tenses yang Salah

Kesalahan dalam penggunaan tenses sering terjadi karena peserta bingung menentukan waktu kejadian dalam kalimat. Contohnya, “She has gone to the store yesterday” seharusnya “She went to the store yesterday” karena “yesterday” menunjukkan waktu lampau yang memerlukan simple past tense.

Dampak

Tenses yang salah membuat kronologi peristiwa tidak jelas, sehingga membingungkan pembaca. Dalam konteks TOEFL, ini dapat menurunkan skor pada aspek Coherence and Cohesion.

Cara Memperbaiki

  • Pelajari aturan tenses: Hafalkan penggunaan dasar seperti simple present untuk fakta umum, simple past untuk kejadian lampau, dan present perfect untuk pengalaman yang relevan hingga saat ini.
  • Gunakan petunjuk waktu: Kata seperti “yesterday”, “now”, atau “since” membantu menentukan tenses yang tepat. Misalnya, “since 2020” cocok dengan present perfect seperti “I have studied English since 2020.”
  • Latihan menulis: Tulis beberapa kalimat dengan tenses berbeda, lalu minta teman atau guru memeriksanya. Alat seperti Grammarly juga bisa membantu mendeteksi kesalahan tenses.

3. Salah Menggunakan Kata Sifat dan Kata Keterangan

Banyak peserta TOEFL keliru membedakan kata sifat (adjective) dan kata keterangan (adverb).

Contohnya, “She sings good” seharusnya “She sings well” karena “well” adalah kata keterangan yang menjelaskan cara bernyanyi.

Dampak

Kesalahan ini menunjukkan kurangnya pemahaman tentang fungsi kata, yang dapat menurunkan skor pada aspek Lexical Resource dan Grammatical Accuracy.

Cara Memperbaiki

  • Pahami perbedaan fungsi: Kata sifat menjelaskan kata benda (contoh: “a beautiful dress”), sedangkan kata keterangan menjelaskan kata kerja, kata sifat, atau keterangan lain (contoh: “She runs quickly”).
  • Perhatikan akhiran: Kata keterangan sering berakhiran “-ly” seperti “quickly”, “carefully”, atau “beautifully”. Namun, ada pengecualian seperti “fast” yang tetap sama sebagai kata sifat dan keterangan.
  • Latihan soal error recognition: Soal-soal seperti yang ada di Titik Nol English Course membantu mengenali kesalahan ini dengan cepat.

4. Kesalahan Penggunaan Preposisi

Preposisi seperti “in”, “on”, atau “at” sering salah digunakan. Contohnya, “He is interested on the project” seharusnya “He is interested in the project”.

Kesalahan ini sering terjadi karena pengaruh bahasa ibu atau kurangnya pemahaman aturan.

Dampak

Preposisi yang salah dapat mengubah makna kalimat atau membuatnya terdengar tidak alami, sehingga memengaruhi skor pada Grammatical Range dan Coherence.

Cara Memperbaiki

  • Hafal frasa umum: Pelajari preposisi yang sering dipasangkan dengan kata tertentu, seperti “depend on”, “interested in”, atau “arrive at”.
  • Latihan konteks: Tulis kalimat dengan preposisi berbeda, misalnya “I live in Jakarta on Jalan Sudirman at number 10.” Mintalah feedback dari tutor atau gunakan alat koreksi tata bahasa.
  • Gunakan sumber belajar: Buku seperti Excellent Score TOEFL Breaker menyediakan daftar frasa preposisi yang umum diujikan.

5. Kalimat yang Terlalu Panjang dan Tidak Jelas

Banyak peserta menulis kalimat panjang untuk terlihat canggih, tetapi justru kehilangan inti pesan. Contohnya, “After I wake up in the morning and do some activities, like sweeping the floor, preparing breakfast for my family, and making sure my study materials are ready, I sit for a while to enjoy a cup of warm coffee while checking emails on my phone.” Kalimat ini bisa disederhanakan menjadi: “After finishing my morning routine, I enjoy a cup of coffee while checking emails.”

Dampak

Kalimat yang terlalu panjang membuat esai sulit dipahami dan mengurangi skor pada aspek Coherence and Cohesion. Penguji lebih menghargai kalimat yang jelas dan langsung.

Cara Memperbaiki

  • Tulis kalimat singkat: Pecah kalimat panjang menjadi dua atau tiga kalimat yang lebih sederhana.
  • Fokus pada inti pesan: Pastikan setiap kalimat memiliki satu ide utama. Hindari mencampur terlalu banyak informasi.
  • Latihan parafrase: Ambil kalimat panjang dari latihan esai, lalu tulis ulang dengan lebih singkat tanpa mengubah makna.

6. Penggunaan Kata Sambung yang Tidak Tepat

Kata sambung seperti “and”, “but”, atau “because” sering salah digunakan. Misalnya, “I didn’t study, I passed the test” seharusnya “I didn’t study, but I passed the test” untuk menunjukkan kontras.

Dampak

Penggunaan kata sambung yang salah membuat argumen tidak logis, sehingga memengaruhi skor pada Coherence and Cohesion.

Cara Memperbaiki

  • Pelajari jenis kata sambung: Coordinating conjunctions (for, and, nor, but, or, yet, so) menghubungkan dua klausa setara, sedangkan subordinating conjunctions (because, although, since) menghubungkan klausa utama dan bawahan.
  • Gunakan sesuai konteks: Misalnya, gunakan “although” untuk kontras seperti “Although I was tired, I finished the essay.”
  • Latihan soal structure: Soal-soal di UPI Language Center atau Edupac Indonesia membantu memahami penggunaan kata sambung yang tepat.

Tips Tambahan untuk Meningkatkan Skor TOEFL Writing

Selain menghindari kesalahan di atas, beberapa strategi berikut dapat membantu meningkatkan skor Anda:

  • Latihan rutin: Tulis esai setiap hari dengan topik TOEFL resmi, lalu periksa menggunakan alat seperti Grammarly atau minta feedback dari tutor.
  • Gunakan sumber belajar terpercaya: Buku seperti TOEFL Breaker atau platform seperti TestGlider dan Englishvit menyediakan latihan soal dan feedback yang spesifik.
  • Pelajari struktur esai: Esai TOEFL harus memiliki pendahuluan, dua-tiga paragraf isi, dan penutup yang jelas. Pastikan setiap paragraf memiliki kalimat topik yang kuat.
  • Manajemen waktu: Latih menulis esai dalam 30 menit, sesuai waktu tes, untuk membiasakan diri dengan tekanan waktu.

Kesimpulan

Kesalahan tata bahasa seperti ketidaksesuaian subjek-kata kerja, tenses yang salah, atau kalimat yang terlalu panjang dapat menurunkan skor TOEFL Writing Anda. Dengan memahami aturan tata bahasa dasar, berlatih secara rutin, dan menggunakan sumber belajar yang kredibel, Anda bisa meminimalkan kesalahan ini.

Ingatlah bahwa penguji menilai kejelasan, ketepatan tata bahasa, dan logika argumen. Dengan persiapan yang matang, Anda dapat menulis esai yang tidak hanya benar secara tata bahasa, tetapi juga kuat dalam menyampaikan ide.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Home
Schedule
Registration
Chat