TOEFL PBT adalah salah satu bentuk ujian kemampuan bahasa Inggris yang masih digunakan di beberapa wilayah tertentu. Meskipun tidak sepopuler TOEFL iBT yang berbasis internet, ujian ini tetap menjadi pilihan penting bagi mereka yang ingin melanjutkan studi atau bekerja di lingkungan berbahasa Inggris, terutama di tempat yang akses internetnya terbatas.
Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap apa itu TOEFL PBT, struktur ujiannya, sistem penilaian, biaya, hingga informasi penting lainnya agar Anda dapat mempersiapkan diri dengan baik.
Apa Itu TOEFL PBT?
TOEFL PBT, singkatan dari Test of English as a Foreign Language Paper-Based Test, adalah ujian berbasis kertas yang dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang, khususnya untuk keperluan akademik. Ujian ini diselenggarakan oleh Educational Testing Service (ETS), organisasi yang juga mengelola TOEFL iBT. TOEFL PBT biasanya tersedia di wilayah yang tidak memiliki fasilitas internet memadai untuk menyelenggarakan ujian berbasis komputer.
Berbeda dengan TOEFL iBT yang mencakup empat keterampilan (membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis), TOEFL PBT hanya menguji tiga keterampilan utama, yaitu mendengarkan, struktur dan ekspresi tertulis, serta membaca, ditambah dengan satu bagian esai terpisah.
Ujian ini dirancang untuk mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris dalam konteks akademik, seperti memahami teks kuliah, mengerjakan tugas tertulis, atau mengikuti diskusi di kelas. Skor TOEFL PBT diterima oleh banyak universitas di Amerika Serikat, Kanada, dan beberapa negara lain, meskipun beberapa institusi mungkin hanya menerima skor TOEFL iBT. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa persyaratan institusi tujuan Anda sebelum memilih jenis ujian.
BACA JUGA: Apa Itu TOEFL Prediction Test? Ini Penjelasannya
Struktur Ujian TOEFL PBT
TOEFL PBT terdiri dari empat bagian yang masing-masing menguji aspek berbeda dari kemampuan bahasa Inggris. Total durasi ujian sekitar 2,5 jam, dengan jumlah soal sekitar 140 pertanyaan dan satu esai. Berikut adalah rincian strukturnya:
Listening Comprehension (Pemahaman Mendengarkan)
- Durasi: 30-40 menit
- Jumlah Soal: 50 soal pilihan ganda
- Deskripsi: Bagian ini menguji kemampuan Anda untuk memahami percakapan dan kuliah berbahasa Inggris. Soal terdiri dari dua jenis: rekaman pendek dengan pertanyaan sederhana dan rekaman lebih panjang seperti kuliah atau diskusi. Anda akan mendengarkan audio melalui headphone atau speaker dan menjawab pertanyaan berdasarkan apa yang didengar.
Structure and Written Expression (Struktur dan Ekspresi Tertulis)
- Durasi: 25 menit
- Jumlah Soal: 40 soal pilihan ganda
- Deskripsi: Bagian ini unik karena tidak ada padanannya pada ujian lain seperti IELTS. Anda akan diminta untuk melengkapi kalimat dengan pilihan kata yang tepat atau menemukan kesalahan tata bahasa dalam teks. Tujuannya adalah mengukur pemahaman Anda terhadap tata bahasa dan struktur kalimat yang sesuai dengan bahasa Inggris baku.
BACA SELENGKAPNYA TENTANG: Contoh Soal TOEFL Structure and Written Expression dan Pembahasan
Reading Comprehension (Pemahaman Membaca)
- Durasi: 55 menit
- Jumlah Soal: 50 soal pilihan ganda
- Deskripsi: Bagian ini menguji kemampuan Anda untuk memahami teks akademik yang tidak terlalu teknis. Anda akan membaca beberapa paragraf (biasanya 3-5 teks) dan menjawab pertanyaan terkait isi, ide utama, atau detail spesifik dari teks tersebut.
Test of Written English (TWE)
- Durasi: 30 menit
- Jumlah Soal: 1 esai
- Deskripsi: Bagian ini mengharuskan Anda menulis satu esai singkat. Topiknya biasanya meminta Anda memilih salah satu dari dua posisi terhadap suatu isu atau mendiskusikan pentingnya suatu penemuan teknologi. Bagian ini wajib dan tidak dapat dipilih untuk dilewati.
Sistem Penilaian TOEFL PBT
Skor TOEFL PBT dihitung berdasarkan tiga bagian utama: Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension. Skor total berkisar antara 310 hingga 677. Berikut rincian penilaiannya:
Skor per Bagian:
- Listening Comprehension: 31-68
- Structure and Written Expression: 31-68
- Reading Comprehension: 31-67
Skor mentah (jumlah jawaban benar) dari setiap bagian dikonversi ke skala ini berdasarkan tingkat kesulitan soal. Tidak ada penalti untuk jawaban salah, jadi Anda disarankan untuk menjawab semua soal.
Skor Total:
Skor total dihitung dengan menjumlahkan skor ketiga bagian, mengalikan hasilnya dengan 10, lalu membaginya dengan 3. Misalnya, jika skor Anda adalah 50 (Listening), 52 (Structure), dan 54 (Reading), maka perhitungannya: (50 + 52 + 54) × 10 ÷ 3 = 520.
Skor TWE:
Bagian Test of Written English dinilai terpisah pada skala 0-6, dengan kenaikan setengah poin. Skor ini tidak dimasukkan ke dalam skor total, tetapi dilaporkan secara terpisah. Esai dinilai berdasarkan organisasi, kejelasan argumen, dan penggunaan bahasa Inggris yang tepat.
Skor TOEFL PBT valid selama dua tahun sejak tanggal ujian. Menurut ETS, skor 600 dianggap sangat baik dan diterima oleh banyak universitas ternama, meskipun persyaratan minimum bervariasi antar institusi (biasanya antara 550-600).
Anda dapat membandingkan skor PBT dengan iBT menggunakan tabel konversi resmi dari ETS, misalnya, skor PBT 600 kira-kira setara dengan iBT 100.
Biaya Tes TOEFL PBT
Biaya ujian TOEFL PBT (Paper Based Test) berbeda-beda berdasarkan penyelenggara dan kategori peserta (mahasiswa atau non-mahasiswa). Secara umum, kisaran biaya untuk mahasiswa berkisar antara Rp150.000 sampai Rp250.000, sedangkan untuk peserta umum antara Rp200.000 hingga Rp300.000. Harga dapat bervariasi tergantung pada kebijakan lembaga penyelenggara.
Detail Biaya:
- Mahasiswa S1: Sekitar Rp150.000.
- Mahasiswa S2/S3: Sekitar Rp200.000.
- Peserta Umum: Sekitar Rp250.000.
- Sebagian lembaga mungkin membebankan biaya tambahan, sehingga disarankan untuk memverifikasi informasi biaya saat pendaftaran.
Terkait detail lengkap mengenai hal ini, Anda bisa langsung hubungi kami!
Kelebihan dan Kekurangan TOEFL PBT
TOEFL PBT memiliki beberapa kelebihan, terutama bagi mereka yang lebih nyaman dengan format ujian berbasis kertas. Ujian ini lebih pendek dibandingkan TOEFL iBT (2,5 jam vs 3-4 jam) dan tidak memerlukan keterampilan berbicara, yang bisa menjadi keuntungan bagi sebagian orang.
Namun, kekurangannya adalah ketersediaan yang terbatas, karena hanya diselenggarakan di wilayah tanpa akses internet memadai. Selain itu, karena tidak ada bagian berbicara, ujian ini mungkin kurang mencerminkan kemampuan komunikasi lisan yang sering dibutuhkan di lingkungan akademik.
Tips Persiapan TOEFL PBT
Untuk meraih skor yang baik, persiapan yang matang sangat penting. Berikut beberapa langkah yang dapat membantu:
- Pahami Format Ujian: Kenali jenis soal di setiap bagian, terutama Structure and Written Expression yang unik untuk TOEFL PBT. Latihan dengan soal-soal resmi dari ETS sangat dianjurkan.
- Latih Kemampuan Mendengarkan: Dengarkan rekaman kuliah atau podcast berbahasa Inggris untuk membiasakan diri dengan aksen Amerika dan kosakata akademik.
- Tingkatkan Tata Bahasa: Fokus pada aturan tata bahasa seperti penggunaan tenses, preposisi, dan struktur kalimat kompleks.
- Latihan Menulis Esai: Biasakan menulis esai pendek dalam waktu 30 menit dengan struktur yang jelas: pendahuluan, isi, dan kesimpulan.
- Gunakan Sumber Belajar Resmi: Buku persiapan TOEFL resmi dari ETS atau platform seperti Manhattan Review dapat membantu Anda memahami format dan strategi ujian.
Kesimpulan
TOEFL PBT adalah cara terbaik untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam konteks akademik, terutama di wilayah dengan akses internet terbatas. Dengan memahami struktur ujian, sistem penilaian, dan biaya yang diperlukan, Anda dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk meraih skor yang diinginkan.
Meskipun tidak sepopuler TOEFL iBT, skor PBT tetap diterima oleh banyak institusi pendidikan di seluruh dunia. Dengan persiapan yang tepat, Anda dapat memanfaatkan ujian ini sebagai langkah menuju tujuan akademik atau profesional Anda.






Leave a Reply