Menulis esai untuk TOEFL Integrated Task sering menjadi tantangan bagi banyak peserta tes. Bagian ini menguji kemampuan Anda untuk menggabungkan informasi dari dua sumber, teks bacaan dan rekaman audio, secara jelas dan terstruktur.
Dengan persiapan yang tepat, Anda bisa menghasilkan esai yang kuat dan memenuhi kriteria penilaian. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah untuk menulis esai TOEFL Integrated Task dengan baik, mulai dari memahami instruksi hingga menyusun respons yang logis dan akurat.
Memahami Format TOEFL Integrated Task
TOEFL iBT Writing terdiri dari dua bagian, Integrated Task dan Independent Task. Pada Integrated Task, Anda akan membaca teks singkat (sekitar 250–300 kata) selama 3 menit, lalu mendengarkan rekaman kuliah singkat (2–3 menit) yang membahas topik terkait.
Rekaman biasanya memberikan sudut pandang yang berbeda atau melengkapi informasi dari teks. Setelah itu, Anda diberi waktu 20 menit untuk menulis esai sepanjang 150–225 kata yang merangkum poin utama dari kedua sumber tersebut.
Tugas utama Anda adalah menjelaskan bagaimana informasi dari kuliah berhubungan dengan teks bacaan, bukan memberikan opini pribadi. Esai harus menunjukkan kemampuan Anda memahami, mengorganisir, dan menyampaikan informasi secara akurat dengan tata bahasa yang baik.
Langkah-Langkah Menulis Esai TOEFL Integrated Task
Untuk menghasilkan esai yang berkualitas, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Membaca Teks dengan Efisien
Saat membaca teks, fokuslah pada poin utama dan detail pendukung. Biasanya, teks berisi argumen atau penjelasan akademis dengan tiga poin kunci. Catat poin-poin ini dengan singkat, misalnya dalam bentuk frasa atau kata kunci, untuk membantu Anda mengingat. Gunakan waktu 3 menit dengan bijak, jangan terjebak pada kata-kata sulit, tetapi pahami ide utama dan struktur argumen.
Contoh: Jika teks membahas manfaat energi terbarukan, catat poin seperti “mengurangi polusi,” “hemat biaya jangka panjang,” dan “mendukung keberlanjutan.”
2. Mendengarkan Kuliah dengan Cermat
Rekaman kuliah sering kali menentang, melengkapi, atau menjelaskan poin dari teks. Dengarkan dengan saksama dan catat bagaimana pembicara merespons teks. Misalnya, apakah kuliah membantah argumen teks atau memberikan contoh tambahan? Tulis poin utama dari kuliah dan hubungannya dengan teks. Jika Anda kehilangan satu poin, jangan panik, fokuslah pada apa yang Anda tangkap.
Tips: Jika memungkinkan, gunakan singkatan atau simbol untuk mencatat lebih cepat, seperti “↔” untuk hubungan atau “×” untuk kontradiksi.
3. Membuat Kerangka Esai
Sebelum menulis, buat kerangka singkat untuk mengatur ide. Struktur esai yang umum untuk Integrated Task adalah:
- Paragraf Pendahuluan: Nyatakan topik dari teks dan kuliah, serta jelaskan hubungan di antara keduanya (misalnya, kuliah membantah atau mendukung teks).
- Paragraf Isi (2–3 paragraf): Setiap paragraf membahas satu poin utama dari teks dan bagaimana kuliah meresponsnya, disertai detail spesifik.
- Paragraf Penutup (opsional): Jika waktu memungkinkan, ringkas hubungan antara teks dan kuliah tanpa mengulang terlalu banyak.
Kerangka ini membantu Anda tetap fokus dan menghindari penulisan yang bertele-tele.
4. Menulis Esai yang Jelas dan Terstruktur
Saat menulis, gunakan bahasa yang sederhana namun akademis. Hindari kalimat yang terlalu rumit atau kosa kata yang tidak perlu. Berikut adalah panduan untuk setiap bagian esai:
- Pendahuluan: Tulis 2–3 kalimat yang memperkenalkan topik teks dan kuliah. Misalnya: “Teks bacaan membahas manfaat energi terbarukan, sementara kuliah memberikan contoh konkret yang mendukung argumen tersebut.”
- Paragraf Isi: Mulai setiap paragraf dengan poin dari teks, lalu jelaskan respons dari kuliah. Gunakan frasa seperti “menurut teks,” “kuliah menyatakan bahwa,” atau “pembicara membantah dengan mengatakan.” Sertakan detail spesifik, seperti contoh atau data yang disebutkan.
- Penutup (jika ada): Ringkas hubungan antara teks dan kuliah dalam 1–2 kalimat.
Contoh Paragraf Isi: “Teks menyatakan bahwa energi terbarukan mengurangi polusi udara. Kuliah mendukung poin ini dengan menyebutkan studi yang menunjukkan penurunan emisi karbon sebesar 30% di negara yang menggunakan tenaga surya.”
5. Mengelola Waktu dengan Baik
Dari 20 menit yang diberikan, alokasikan waktu sebagai berikut:
- 2–3 menit untuk membuat kerangka.
- 15 menit untuk menulis esai.
- 2–3 menit untuk memeriksa tata bahasa, ejaan, dan kelengkapan informasi.
Jika waktu hampir habis, prioritaskan penyelesaian paragraf isi dan pastikan Anda telah mencakup setidaknya dua poin utama.
6. Memeriksa dan Memperbaiki
Setelah menulis, periksa esai untuk memastikan tidak ada kesalahan tata bahasa atau ejaan yang mencolok. Pastikan Anda telah menjawab tugas dengan benar, yaitu merangkum hubungan antara teks dan kuliah, bukan memberikan opini pribadi.
Perhatikan penggunaan kata transisi seperti “selain itu,” “sebaliknya,” atau “sebagai contoh” untuk membuat esai mengalir dengan baik.
Tips Tambahan untuk Sukses
- Latihan dengan Contoh Soal: Cari contoh soal TOEFL Integrated Task dari sumber resmi, seperti ETS atau situs kursus terpercaya. Latihan rutin membantu Anda terbiasa dengan format dan meningkatkan kecepatan menulis.
- Perkaya Kosa Kata Akademis: Pelajari frasa umum dalam penulisan akademis, seperti “the lecture elaborates on” atau “the reading asserts that.” Ini membuat esai terdengar lebih profesional.
- Latih Kemampuan Mencatat: Praktikkan mencatat poin utama dari teks dan audio dalam waktu singkat. Ini sangat penting untuk menangkap informasi dengan cepat.
- Gunakan Sumber Belajar Terpercaya: Buku seperti Official Guide to the TOEFL Test dari ETS atau kursus dari lembaga seperti Telkom University Language Center dapat memberikan panduan dan latihan yang akurat.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Menulis Opini Pribadi: Integrated Task tidak meminta pendapat Anda. Fokuslah pada merangkum teks dan kuliah.
- Mengabaikan Salah Satu Sumber: Pastikan Anda menyebutkan informasi dari teks dan kuliah secara seimbang.
- Menyalin Kata dari Teks: Gunakan paraphrase untuk menunjukkan pemahaman Anda. Menyalin langsung dapat menurunkan skor.
- Struktur yang Berantakan: Tanpa kerangka yang jelas, esai Anda bisa terlihat tidak terorganisir. Selalu rencanakan sebelum menulis.
Kesimpulan
Menulis esai TOEFL Integrated Task membutuhkan pemahaman yang baik tentang hubungan antara teks dan kuliah, serta kemampuan untuk menyampaikan informasi secara terstruktur.
Dengan membaca dan mendengarkan secara aktif, membuat kerangka yang jelas, dan berlatih secara rutin, Anda dapat meningkatkan keterampilan menulis dan meraih skor yang tinggi. Ingat, kunci sukses adalah persiapan yang matang dan latihan yang konsisten.
Mulailah berlatih sekarang, dan Anda akan semakin percaya diri menghadapi tes TOEFL.






Leave a Reply