Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) menjadi salah satu peluang emas bagi masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan studi magister (S2) atau doktor (S3) di dalam negeri. Salah satu syarat penting untuk mendaftar adalah memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang memenuhi standar tertentu.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap syarat TOEFL untuk program LPDP dalam negeri, skor minimal yang dibutuhkan, serta tips praktis untuk mempersiapkan diri agar peluang lolos semakin besar.
Jenis Tes Bahasa Inggris yang Diterima LPDP
LPDP menetapkan beberapa jenis tes kemampuan bahasa Inggris yang diterima untuk pendaftaran beasiswa dalam negeri, yaitu TOEFL ITP, TOEFL iBT, IELTS, PTE Academic, Duolingo English Test, dan Test of English Proficiency (TOEP). Namun, untuk program dalam negeri, TOEFL ITP menjadi pilihan yang paling umum digunakan karena biayanya lebih terjangkau dan tes ini tersedia di banyak lembaga resmi di Indonesia. TOEFL ITP menguji tiga aspek kemampuan, yaitu listening, structure and written expression, serta reading.
Sementara itu, TOEFL iBT dan IELTS mencakup empat aspek: listening, reading, writing, dan speaking, yang lebih kompleks dan biasanya digunakan untuk keperluan internasional. Cek juga: Cara Lulus TOEFL Tanpa Belajar, Mitos atau Fakta?
Penting untuk diperhatikan bahwa sertifikat TOEFL ITP harus berasal dari lembaga resmi yang diakui LPDP, seperti Indonesian International Education Foundation (IIEF) atau pusat bahasa di universitas ternama, misalnya Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, atau Institut Teknologi Bandung. Sertifikat TOEFL Prediction atau tes dari lembaga tidak resmi tidak akan diterima, jadi pastikan Anda memilih tempat tes yang terakreditasi.
Skor Minimal TOEFL untuk LPDP Dalam Negeri
Skor minimal yang ditetapkan LPDP berbeda antara program magister dan doktor, serta bervariasi tergantung jenis tes yang digunakan. Berikut adalah rincian skor minimal untuk program dalam negeri berdasarkan ketentuan terbaru dari LPDP (2025):
| Program Studi | TOEFL ITP | TOEFL iBT | IELTS | PTE Academic | Duolingo English Test | TOEP |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Magister (S2) | 500 | 61 | 6.0 | 50 | 95 | 66 |
| Doktor (S3) | 530 | 70 | 6.0 | 50 | 75 | 46 |
Catatan: Cek juga: Apa Itu TOEFL Junior / TOEFL Young Students Series
- Sertifikat bahasa Inggris harus masih berlaku, yaitu diterbitkan dalam kurun waktu dua tahun terakhir dari tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran (misalnya, hingga 24 Maret 2025 untuk tahap tertentu).
- Beberapa universitas di Indonesia mungkin menetapkan standar skor lebih tinggi dari ketentuan LPDP. Sebaiknya, periksa persyaratan spesifik universitas tujuan Anda.
- Untuk program khusus seperti Beasiswa Afirmasi atau Putra-Putri Papua, syarat skor bahasa Inggris bisa lebih fleksibel atau bahkan tidak diwajibkan dalam beberapa kasus.
Mengapa Kemampuan Bahasa Inggris Penting untuk LPDP?
Meskipun banyak program studi di dalam negeri menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar, LPDP tetap mensyaratkan kemampuan bahasa Inggris yang memadai.
Ini karena perkuliahan pascasarjana, terutama untuk program doktor, sering kali melibatkan literatur akademik berbahasa Inggris, seperti jurnal internasional, buku referensi, atau presentasi di konferensi global.
Skor TOEFL yang baik menunjukkan kesiapan Anda untuk menghadapi tantangan akademik tersebut, sekaligus meningkatkan daya saing aplikasi Anda.
Tips Mempersiapkan Diri untuk Mencapai Skor TOEFL yang Dibutuhkan
Mencapai skor minimal TOEFL ITP 500 untuk S2 atau 530 untuk S3 tidaklah mudah, tetapi juga bukan hal yang mustahil dengan persiapan yang tepat. Berikut adalah beberapa langkah praktis yang dapat Anda lakukan: Pelajari lebih lanjut tentang: Memahami Skor TOEFL iBT dan Tingkat CEFR
- Pahami Format Tes
Sebelum mulai belajar, pelajari struktur tes TOEFL ITP, yang terdiri dari tiga bagian: listening comprehension (50 soal, 35 menit), structure and written expression (40 soal, 25 menit), dan reading comprehension (50 soal, 55 menit). Memahami format ini akan membantu Anda mengatur waktu dan strategi menjawab soal. - Gunakan Materi Resmi
Gunakan buku latihan resmi seperti The Official Guide to the TOEFL ITP Test yang diterbitkan oleh ETS. Buku ini berisi contoh soal yang mirip dengan tes asli, lengkap dengan penjelasan jawaban. Anda juga bisa mengakses latihan soal gratis di situs resmi ETS atau platform lain seperti TOEFL Practice Online. - Latihan Konsisten
Buat jadwal belajar rutin, misalnya 2-3 jam per hari selama 1-2 bulan sebelum tes. Fokus pada kelemahan Anda, misalnya jika Anda kesulitan dengan listening, dengarkan podcast berbahasa Inggris seperti BBC News atau NPR untuk membiasakan diri dengan aksen dan kecepatan bicara. - Ikuti Simulasi Tes
Lakukan simulasi tes dengan kondisi mirip ujian sebenarnya, termasuk batasan waktu. Ini membantu Anda terbiasa dengan tekanan waktu dan meningkatkan kepercayaan diri. Banyak lembaga kursus menyediakan simulasi tes TOEFL ITP yang bisa Anda ikuti. - Pertimbangkan Kursus Persiapan
Jika Anda merasa perlu bimbingan ekstra, ikuti kursus TOEFL di lembaga terpercaya yang memiliki tutor berpengalaman. Pastikan lembaga tersebut memiliki rekam jejak membantu peserta mencapai skor tinggi. - Daftar Tes Lebih Awal
Lakukan tes TOEFL setidaknya 1-2 bulan sebelum batas waktu pendaftaran LPDP. Ini memberi Anda kesempatan untuk mengulang tes jika skor belum memenuhi syarat. Hasil TOEFL ITP biasanya keluar dalam 14-25 hari kerja, tetapi Unofficial Student Score Report bisa digunakan untuk pendaftaran awal jika waktu mepet.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mendaftar Tes
- Pilih Lembaga Resmi
Pastikan Anda mendaftar tes di lembaga yang diakui LPDP, seperti IIEF atau pusat bahasa universitas ternama. Untuk TOEFL iBT, daftar melalui situs resmi ETS (www.ets.org). Hindari tes di tempat tidak resmi karena sertifikatnya tidak akan diterima. - Cek Jadwal Tes
Lembaga seperti IIEF atau universitas biasanya memiliki jadwal tes rutin setiap bulan. Periksa jadwal di situs resmi mereka dan daftar jauh-jauh hari karena kuota sering cepat penuh. - Persiapkan Dokumen
Saat mendaftar tes, siapkan dokumen seperti KTP atau paspor. Untuk pendaftaran LPDP, pastikan sertifikat Anda mencantumkan nama lengkap, tanggal tes, dan skor yang jelas.
Kesimpulan
Syarat TOEFL untuk beasiswa LPDP dalam negeri adalah salah satu aspek krusial yang harus dipenuhi untuk memperbesar peluang lolos seleksi. Skor minimal TOEFL ITP adalah 500 untuk program magister dan 530 untuk program doktor, dengan alternatif tes lain seperti TOEFL iBT, IELTS, atau PTE Academic.
Persiapan yang matang, mulai dari memahami format tes, berlatih secara rutin, hingga memilih lembaga tes resmi, akan membantu Anda mencapai skor yang dibutuhkan.
Selain itu, periksa juga persyaratan universitas tujuan, karena beberapa kampus mungkin memiliki standar lebih tinggi. Dengan strategi yang tepat dan komitmen yang kuat, Anda bisa mendekati langkah besar menuju beasiswa impian Anda.






Leave a Reply