Daftar Kementerian yang Wajib TOEFL

Daftar Kementerian yang Wajib TOEFL

Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) merupakan momen penting bagi banyak orang yang ingin berkarier di instansi pemerintah. Salah satu syarat yang sering muncul adalah sertifikat TOEFL, yang menjadi bukti kemampuan bahasa Inggris pelamar. Namun, tidak semua kementerian mewajibkan dokumen ini.

Artikel ini akan mengulas secara lengkap daftar kementerian yang mengharuskan sertifikat TOEFL untuk pendaftaran CPNS, beserta informasi penting terkait skor minimal dan jenis tes yang diterima.

Mengapa TOEFL Diperlukan di Beberapa Kementerian?

Kemampuan berbahasa Inggris menjadi kebutuhan penting di sejumlah instansi pemerintah, terutama yang sering berhubungan dengan pihak internasional atau menangani dokumen berbahasa Inggris.

Misalnya, kementerian yang terlibat dalam diplomasi, perdagangan, atau proyek infrastruktur global membutuhkan pegawai yang mampu berkomunikasi secara profesional dalam bahasa Inggris.

Sertifikat TOEFL, baik jenis ITP, PBT, CBT, IBT, maupun Prediction, sering digunakan sebagai tolok ukur standar. Skor minimal yang ditetapkan bervariasi, tergantung pada jabatan dan kementerian.

Kementerian yang Mewajibkan TOEFL untuk CPNS 2024

Berikut adalah daftar kementerian dan instansi pemerintah yang mengharuskan pelamar CPNS 2024 melampirkan sertifikat TOEFL, beserta rincian skor minimal berdasarkan pengumuman resmi:

1. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu)

Kemenlu dikenal memiliki standar tinggi untuk kemampuan bahasa Inggris karena tugasnya yang berkaitan dengan diplomasi internasional. Untuk jabatan Diplomat Ahli Pertama (formasi umum), pelamar wajib memiliki: Artikel terkait: Cara Lulus TOEFL Tanpa Belajar, Mitos atau Fakta?

  • TOEFL PBT/ITP/EPT/Prediction: minimal skor 550
  • TOEFL IBT: minimal skor 80
  • TOEFL CBT: minimal skor 214
  • IELTS: minimal skor 6.5

Untuk jabatan lain seperti Penata Kanselerai atau Pranata Informasi Diplomatik, skor minimal TOEFL PBT/ITP adalah 475. Sertifikat harus masih berlaku, umumnya maksimal dua tahun sejak diterbitkan.

2. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

Kementerian PUPR mensyaratkan TOEFL untuk beberapa formasi, terutama jabatan yang berkaitan dengan proyek infrastruktur internasional. Skor minimal yang ditetapkan adalah:

  • TOEFL ITP/PBT: minimal 450
  • TOEFL IBT: minimal 45
  • TOEFL CBT: minimal 131
  • IELTS: minimal 5.0

Sertifikat harus diterbitkan oleh lembaga resmi, seperti perguruan tinggi negeri/swasta atau ETS, dan berlaku maksimal dua tahun sebelum pendaftaran.

3. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

Kementerian ESDM mewajibkan TOEFL untuk pelamar dengan kualifikasi pendidikan D4 dan S1 (formasi umum, cumlaude, dan putra/putri Kalimantan), kecuali untuk jabatan tertentu seperti Penerjemah Ahli Pertama. Skor minimal:

  • TOEFL PBT/ITP/Prediction: 475
  • TOEFL IBT: 52
  • TOEFL CBT: 151
  • IELTS: 5.5
  • TOEIC: 500

Untuk lulusan S2, skor minimal TOEFL PBT adalah 500. Jabatan Penerjemah Ahli Pertama membutuhkan skor TOEFL ITP/PBT minimal 550.

4. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo)

Kemenkominfo mensyaratkan TOEFL untuk beberapa jabatan, kecuali untuk formasi di LPP TVRI dan LPP RRI. Pelamar S1/D4 (formasi umum, cumlaude, dan putra/putri Kalimantan) harus memiliki:

  • TOEFL PBT/ITP/Prediction: minimal 475
  • TOEFL IBT: minimal 52
  • TOEFL CBT: minimal 151
  • IELTS: minimal 5.5
  • TOEIC: minimal 500

Lulusan S2 membutuhkan TOEFL PBT minimal 500, sementara jabatan Penerjemah Ahli Pertama memerlukan skor TOEFL PBT/ITP minimal 550. Pelajari lebih lanjut tentang: Cek Nomor Sertifikat TOEFL ITP yang Benar

5. Kementerian Perindustrian (Kemenperin)

Kemenperin mewajibkan TOEFL untuk jabatan guru, dosen, dan formasi di Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (Ditjen KPAII). Skor minimal:

  • Guru dan dosen: TOEFL ITP/PBT minimal 475
  • Ditjen KPAII: TOEFL ITP/PBT minimal 500
  • Pelamar D4, S1, dan S2 (umum): TOEFL ITP/PBT minimal 480

Sertifikat harus berlaku maksimal dua tahun dan bisa berupa TOEFL Institutional, Prediction, atau IELTS dengan skor setara.

6. Kementerian Perdagangan (Kemendag)

Kemendag hanya mensyaratkan TOEFL untuk jabatan Ahli Pertama – Negosiator Perdagangan, dengan skor minimal:

  • TOEFL ITP/PBT: 550
  • TOEFL IBT: 80
  • IELTS: 6.5

Sertifikat harus diterbitkan oleh lembaga resmi dan berlaku dua tahun sejak pendaftaran.

7. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB)

Kemenpan RB mewajibkan semua pelamar CPNS 2024 melampirkan sertifikat TOEFL atau IELTS yang diterbitkan dalam dua tahun terakhir. Skor minimal:

  • TOEFL ITP/PBT: 450
  • TOEFL CBT: 133
  • TOEFL IBT: 45
  • IELTS: 5.5
  • TOEIC: 405

8. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)

Semua jabatan di Kementerian PPPA, kecuali formasi khusus putra/putri Papua dan penyandang disabilitas, wajib menyertakan TOEFL dengan skor minimal: Lihat juga: Perbedaan Durasi Tes TOEFL ITP dan iBT

  • TOEFL ITP/PBT: 400
  • TOEFL CBT: 133
  • TOEFL IBT: 45

Sertifikat tidak boleh lebih dari dua tahun sejak diterbitkan.

Instansi Lain yang Mewajibkan TOEFL

Selain kementerian, beberapa instansi pemerintah lain juga mensyaratkan TOEFL, seperti:

  • Badan Kepegawaian Negara (BKN): TOEFL PBT/ITP/Prediction minimal 450, kecuali untuk formasi putra/putri Papua.
  • Kementerian Investasi/BKPM: TOEFL PBT minimal 450 atau IELTS setara.
  • Mahkamah Agung (MA): TOEFL PBT minimal 450 atau IELTS 5.0 untuk semua formasi.
  • Otorita Ibu Kota Nusantara: TOEFL PBT/ITP/Prediction minimal 500 untuk formasi umum (S1/D4/D3, kecuali jabatan Pemadam Kebakaran).

Kementerian yang Tidak Mewajibkan TOEFL

Bagi pelamar yang belum memiliki sertifikat TOEFL, masih ada banyak kementerian yang tidak mensyaratkan dokumen ini, seperti:

  • Kementerian Pertanian
  • Kementerian Perhubungan
  • Kementerian Sosial
  • Kementerian Kelautan dan Perikanan
  • Sekretariat Jenderal DPR
  • Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)
  • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Kurang lebih ada 20 kementerian dan badan yang tidak mewajibkan TOEFL untuk CPNS, memberikan peluang lebih luas bagi pelamar dengan latar belakang beragam.

Kesimpulan

Sertifikat TOEFL menjadi syarat penting di beberapa kementerian untuk CPNS, terutama yang berhubungan dengan tugas internasional, seperti Kemenlu, Kemenperin, dan Kemenkominfo.

Skor minimal bervariasi antara 400 hingga 550, tergantung jabatan dan instansi. Namun, banyak kementerian lain yang tidak mensyaratkan TOEFL, sehingga pelamar tetap memiliki banyak pilihan.

Persiapan matang, termasuk memilih jenis tes yang tepat dan memastikan sertifikat masih berlaku, akan meningkatkan peluang lolos seleksi administrasi. Pastikan untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi setiap kementerian untuk informasi terkini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Home
Schedule
Registration
Chat