Mending Tes TOEFL Atau TOEIC? Panduan Memilih Sesuai Kebutuhan Karier

Mending Tes TOEFL Atau TOEIC? Panduan Memilih Sesuai Kebutuhan Karier
Home > TOEIC > TOEFL vs TOEIC

ETS Logo
IIEF Logo
ITC Indonesia Logo
OSEE Logo

Gold Award IIEF 2024 & 2025 ยท Official ETS Test Center ยท 42 Mitra โ†’
16.000+Peserta Tes 2024-2025
๐Ÿ†๐Ÿ†Gold Award 2024 & 2025
42Mitra se-Indonesia
10+Tahun Pengalaman

TOEFL atau TOEIC: Mana yang Kamu Butuhkan?

TOEFL untuk kuliah dan beasiswa, TOEIC untuk kerja dan karier โ€” itu aturan umumnya, tapi kenyataannya banyak situasi di mana kamu butuh keduanya atau bisa pilih salah satu. Bingung? Wajar. Kedua tes ini sama-sama dibuat oleh ETS (Educational Testing Service), sama-sama mengukur kemampuan bahasa Inggris, tapi punya fokus dan kegunaan yang sangat berbeda.

Masalahnya, banyak orang asal ikut tes tanpa riset dulu. Hasilnya? Sudah bayar, sudah belajar berminggu-minggu, eh ternyata institusi yang dituju minta tes yang satunya lagi. Buang waktu, buang uang. Artikel ini bakal bantu kamu memutuskan dengan tepat โ€” berdasarkan tujuan, bukan tebak-tebakan.

๐Ÿ“Š Perbedaan Fundamental TOEFL dan TOEIC

Sebelum masuk ke “mending mana”, pahami dulu perbedaan mendasar keduanya. Ini bukan sekadar beda nama โ€” konten tes, format, dan konteks penggunaannya benar-benar berbeda.

Aspek TOEFL TOEIC
Kepanjangan Test of English as a Foreign Language Test of English for International Communication
Fokus Utama Akademik (kuliah, riset, beasiswa) Profesional (kerja, bisnis, industri)
Konteks Soal Materi kuliah, jurnal ilmiah, diskusi kampus Rapat kantor, email bisnis, pengumuman perusahaan
Jenis Tes ITP (paper), iBT (internet), Essentials Listening & Reading, Speaking & Writing
Biaya di OSEE ITP: Rp 600.000 | iBT: Rp 3.300.000 L&R: Rp 600.000
Durasi ITP: 2 jam | iBT: 3+ jam L&R: 2 jam
Skor ITP: 310-677 | iBT: 0-120 L&R: 10-990
Masa Berlaku 2 tahun 2 tahun

Kalau kamu penasaran lebih dalam tentang varian TOEFL, baca juga perbedaan jenis TOEFL yang kami bahas lengkap.

๐ŸŽฏ Decision Matrix: Pilih Berdasarkan Tujuanmu

Ini bagian terpenting. Jangan pilih tes berdasarkan mana yang “lebih gampang” โ€” pilih berdasarkan apa yang kamu butuhkan. Berikut panduannya:

1. Kuliah S1/S2/S3 di Luar Negeri โ†’ TOEFL

Hampir semua universitas di Amerika, Eropa, dan Australia menerima TOEFL iBT sebagai syarat masuk. TOEFL ITP juga diterima banyak kampus di Asia, termasuk Jepang, Korea, dan beberapa program di Eropa. Kalau tujuanmu kuliah di luar negeri, TOEFL adalah pilihan paling aman dan universal. Lebih dari 12.000 institusi pendidikan di 160+ negara menerima skor TOEFL.

2. Melamar Kerja di Perusahaan Multinasional โ†’ TOEIC

Perusahaan seperti Samsung, Toyota, Unilever, Astra, dan ratusan multinasional lainnya menggunakan TOEIC sebagai standar rekrutmen. Di Jepang dan Korea Selatan, TOEIC bahkan jadi syarat wajib hampir semua posisi corporate. Di Indonesia sendiri, banyak perusahaan FMCG, perbankan, dan teknologi yang memasukkan skor TOEIC dalam persyaratan lamaran kerja.

3. Beasiswa LPDP, Chevening, atau AAS โ†’ TOEFL (kadang TOEIC bisa)

Mayoritas beasiswa internasional meminta TOEFL iBT atau IELTS. Tapi beberapa beasiswa dalam negeri dan program tertentu juga menerima TOEIC โ€” misalnya beasiswa dari perusahaan Jepang atau Korea. Selalu cek syarat spesifik beasiswanya sebelum memutuskan. Baca tentang TOEIC untuk beasiswa yang menjelaskan program mana saja yang menerima skor TOEIC.

4. Imigrasi atau Visa Kerja โ†’ Tergantung Negara

Australia dan Kanada umumnya minta IELTS atau TOEFL untuk visa. Jepang dan Korea lebih familiar dengan TOEIC. Untuk negara-negara Eropa, biasanya TOEFL iBT paling diterima secara luas. Riset dulu persyaratan negara tujuanmu sebelum daftar tes.

5. Promosi atau Sertifikasi Internal Perusahaan โ†’ TOEIC

Banyak perusahaan Indonesia pakai TOEIC sebagai benchmark kenaikan jabatan. Pertamina, BCA, PLN, Telkom, dan berbagai BUMN mewajibkan skor TOEIC minimum untuk posisi tertentu. Kalau perusahaan kamu minta, ya nggak ada pilihan lain โ€” harus TOEIC.

Tujuan Pilih Tes Catatan
Kuliah luar negeri TOEFL iBT Paling universal diterima
Kuliah dalam negeri (S2/S3) TOEFL ITP Lebih murah, banyak kampus terima
Melamar kerja multinasional TOEIC Standar industri global
Beasiswa LPDP TOEFL iBT/ITP Cek ketentuan terbaru
Kerja di Jepang/Korea TOEIC Wajib di hampir semua perusahaan
Promosi jabatan TOEIC BUMN & swasta banyak pakai
Visa Australia/Kanada TOEFL iBT Atau IELTS

๐Ÿ’ฐ Perbandingan Biaya dan Efisiensi

Faktor biaya jelas penting, apalagi buat mahasiswa atau fresh graduate yang budget-nya terbatas. Berikut perbandingan biaya di OSEE sebagai test center resmi ETS:

TOEFL ITP dan TOEIC Listening & Reading sama-sama Rp 600.000 di OSEE โ€” jadi dari segi harga, keduanya setara. Yang berbeda signifikan adalah TOEFL iBT di Rp 3.300.000. Memang lebih mahal, tapi kalau memang dibutuhkan untuk kuliah luar negeri, itu investasi yang worth it karena diterima hampir di mana-mana.

Tips hemat: kalau kamu butuh sertifikasi untuk kerja DAN berencana kuliah nanti, ambil TOEIC dulu (berguna langsung untuk karier dan lebih murah), lalu TOEFL iBT ketika sudah pasti mau apply kampus. Jangan ambil keduanya sekaligus kalau belum perlu โ€” skor berlaku 2 tahun, jadi timing itu penting. Cek detail biaya tes TOEIC 2026 untuk informasi terkini.

๐Ÿ”„ Konversi Skor: TOEIC Setara TOEFL Berapa?

Pertanyaan klasik yang selalu muncul. Meskipun ETS tidak menyediakan tabel konversi resmi (karena kedua tes mengukur hal berbeda), ada perkiraan umum yang dipakai di industri dan akademik berdasarkan framework CEFR:

TOEIC L&R ~TOEFL ITP ~TOEFL iBT Level CEFR
905-990 627-677 95-120 C1 (Advanced)
785-900 543-626 72-94 B2 (Upper-Intermediate)
605-780 460-542 52-71 B1 (Intermediate)
405-600 390-459 32-51 A2 (Elementary)
10-400 310-389 0-31 A1 (Beginner)

Angka ini estimasi, bukan konversi pasti. Untuk pembahasan mendalam, cek konversi skor TOEIC ke TOEFL.

๐Ÿง  Mana yang Lebih Mudah? Jawaban Jujurnya

Tergantung kekuatan kamu. TOEIC Listening & Reading cenderung dianggap lebih “ramah” karena formatnya 100% multiple choice dan konteksnya sehari-hari โ€” kantor, toko, bandara, restoran. Nggak ada essay, nggak ada speaking. Murni mendengarkan dan membaca.

TOEFL, terutama iBT, jauh lebih menantang. Ada speaking section yang direkam (dan ini bikin banyak orang grogi), writing section dengan essay argumentatif, dan materi listening berupa kuliah akademik yang padat dengan istilah teknis. TOEFL ITP lebih sederhana dari iBT, tapi tetap lebih akademik dari TOEIC.

Kesimpulannya: kalau kamu terbiasa baca artikel berita dan email kantor, TOEIC lebih cocok. Kalau terbiasa baca jurnal ilmiah dan textbook, TOEFL lebih nyaman. Jangan terlalu fokus pada “mana yang gampang” โ€” fokus pada mana yang kamu butuhkan.

โœ… Rekomendasi Akhir: Flowchart Keputusan

Masih bingung setelah baca semua di atas? Ikuti alur simpel ini:

  1. Mau kuliah di luar negeri? โ†’ Ambil TOEFL iBT
  2. Mau kuliah S2/S3 di Indonesia? โ†’ Ambil TOEFL ITP
  3. Mau apply kerja di perusahaan besar? โ†’ Ambil TOEIC
  4. Butuh untuk promosi jabatan? โ†’ Ambil TOEIC
  5. Mau apply beasiswa? โ†’ Cek syarat dulu, kemungkinan besar butuh TOEFL
  6. Belum yakin tujuannya? โ†’ Ambil TOEIC dulu (lebih murah, langsung berguna untuk kerja)

Yang paling penting: jangan tunda-tunda. Skor TOEFL dan TOEIC berlaku 2 tahun, jadi ambil tes saat motivasi masih tinggi dan waktu belajar masih banyak. Kalau nanti ternyata butuh tes yang lain juga, tinggal ambil lagi. Lebih baik punya satu sertifikat sekarang daripada nol sertifikat sambil mikir terus mana yang “paling pas”.

โ“ Pertanyaan yang Sering Diajukan

TOEFL digunakan untuk apa saja?
TOEFL digunakan terutama untuk keperluan akademik: pendaftaran kuliah S1/S2/S3 di luar negeri, beasiswa (LPDP, Fulbright, Chevening, AAS), dan program pertukaran pelajar. TOEFL iBT diterima di 12.000+ institusi di lebih dari 160 negara. TOEFL ITP banyak dipakai kampus dalam negeri dan Asia.
TOEIC digunakan untuk apa saja?
TOEIC untuk keperluan profesional: melamar kerja di perusahaan multinasional, promosi jabatan, sertifikasi kompetensi karyawan, dan beberapa program beasiswa. Lebih dari 14.000 perusahaan di 160+ negara menggunakan TOEIC sebagai standar penilaian bahasa Inggris karyawan mereka.
Bisa pakai TOEIC untuk apply beasiswa?
Beberapa beasiswa menerima TOEIC, tapi mayoritas beasiswa besar (LPDP, Fulbright, Chevening) meminta TOEFL iBT atau IELTS. Beasiswa dari perusahaan Jepang dan Korea kadang menerima TOEIC. Selalu cek persyaratan spesifik dari pemberi beasiswa sebelum memutuskan tes mana yang diambil.
Berapa harga tes TOEFL dan TOEIC di OSEE?
Di OSEE, TOEFL ITP: Rp 600.000, TOEFL iBT: Rp 3.300.000, dan TOEIC Listening & Reading: Rp 600.000. Semua tes dilakukan di test center resmi ETS dengan sertifikat resmi yang diakui secara internasional.
Mana yang lebih mudah, TOEFL atau TOEIC?
TOEIC L&R umumnya dianggap lebih mudah karena 100% multiple choice dengan konteks kehidupan sehari-hari dan pekerjaan. TOEFL iBT lebih menantang karena ada section speaking dan writing, serta materi bersifat akademik. Tapi tingkat kesulitan relatif โ€” tergantung kebiasaan dan kekuatan kamu dalam bahasa Inggris.
Apakah skor TOEFL dan TOEIC bisa dikonversi?
ETS tidak menyediakan tabel konversi resmi karena kedua tes mengukur kompetensi berbeda. Tapi ada estimasi umum berdasarkan CEFR: TOEIC 600 kira-kira setara TOEFL ITP 460-470 atau iBT 52-55 (level B1). Ini hanya perkiraan, bukan angka pasti yang bisa dipakai sebagai pengganti.

๐Ÿค Jaringan Mitra OSEE

42 mitra resmi ETS di 14 provinsi

๐Ÿš€ Siap Tes? Pilih TOEFL atau TOEIC di OSEE!

Konsultasi gratis untuk bantu kamu pilih tes yang tepat. 16.000+ peserta sudah membuktikan.

๐Ÿ“ฑ Chat WhatsApp Sekarang
๐Ÿค– Coba AI Tutor Gratis


๐ŸŽ“ Mau Kuliah Gratis? Cek 123+ Beasiswa 2026!

Dari LPDP sampai Fulbright, dari Jepang sampai Eropa. Semua info lengkap + tips persiapan TOEFL.

OSEE โ€” Official ETS Test Center | Gold Award 2024 IIEF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *