English Test untuk IT dan Programmer: TOEIC, TOEFL, atau Duolingo?

Industri teknologi informasi adalah salah satu sektor yang paling borderless di dunia. Seorang programmer di Bandung bisa bekerja remote untuk startup di Silicon Valley, developer di Surabaya bisa di-hire oleh perusahaan Jepang tanpa relokasi, dan engineer di Jakarta bisa mendapatkan visa kerja ke Eropa. Tapi ada satu syarat yang sering menjadi gerbang atau penghalang: kemampuan bahasa Inggris.
📑 Daftar Isi
- Daftar Isi
- Mengapa English Penting untuk Programmer?
- 1. Dokumentasi dan Teknologi Baru Ditulis dalam Bahasa Inggris
- 2. Stack Overflow dan Forum Developer
- 3. Code Review dan Komunikasi Tim
- 4. Gaji dan Peluang Karier
- Remote Work di Perusahaan Internasional
- Persyaratan Informal (Tanpa Sertifikat)
- Perusahaan yang Hire Remote dari Indonesia
- Level English yang Diharapkan
- Tech Visa: Persyaratan Bahasa per Negara
- Perusahaan Jepang dan IT English
- Standar TOEIC di Perusahaan IT Jepang
- Mengapa Perusahaan Jepang Menggunakan TOEIC?
- Perusahaan Korea dan Standar TOEIC
- Standar di Perusahaan IT Korea
- Startup vs Corporate: Perbedaan Ekspektasi English
- TOEIC vs TOEFL vs Duolingo: Mana untuk IT?
- Rekomendasi per Skenario
- English Sehari-hari Programmer: GitHub, Stack Overflow, Dokumentasi
- GitHub dan Version Control
- Stack Overflow dan Forum
- Technical Documentation
- Tips Meningkatkan English untuk Developer
- 1. Ubah Semua Interface ke Bahasa Inggris
- 2. Baca Dokumentasi, Jangan Hanya Tutorial Video
- 3. Tulis Blog Teknis dalam Bahasa Inggris
- 4. Ikuti Tech Podcast dan YouTube Channel
- 5. Kontribusi ke Open Source
- 6. Latihan Mock Interview
- 7. Ambil Tes untuk Baseline
- FAQ — Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apakah programmer benar-benar butuh sertifikat bahasa Inggris?
- TOEIC atau TOEFL, mana yang lebih berguna untuk IT?
- Apakah Duolingo English Test diakui perusahaan?
- Berapa skor TOEIC yang bagus untuk programmer?
- Saya programmer yang jarang bicara English. Berapa lama persiapan?
- Apakah bisa tes dari rumah?
- Berapa biaya tes TOEFL ITP di OSEE?
- Mengapa 16.000+ Peserta Memilih OSEE?
Berbeda dengan profesi lain yang jelas-jelas mensyaratkan TOEFL atau IELTS, dunia IT memiliki lanskap yang lebih kompleks. Beberapa perusahaan cukup menilai dari English interview, yang lain mensyaratkan sertifikat formal, dan untuk visa kerja, ada persyaratan spesifik dari setiap negara. Pertanyaannya: tes mana yang paling tepat untuk karier IT Anda?
Artikel ini membahas semua skenario — dari remote work, tech visa, perusahaan Jepang dan Korea, hingga perbandingan TOEIC vs TOEFL vs Duolingo untuk profesi IT.
Mengapa English Penting untuk Programmer?
Banyak programmer Indonesia yang menganggap bahasa Inggris tidak sepenting coding skill. Ini adalah miskonsepsi yang merugikan karier. Berikut realitanya:
1. Dokumentasi dan Teknologi Baru Ditulis dalam Bahasa Inggris
React, Next.js, Python, Go, Rust, Kubernetes, AWS, Docker — semua dokumentasi resmi ditulis dalam bahasa Inggris. Programmer yang lambat membaca dokumentasi bahasa Inggris akan selalu selangkah di belakang dalam mengadopsi teknologi baru.
2. Stack Overflow dan Forum Developer
Ketika menghadapi bug atau error, solusi pertama yang dicari pasti di Stack Overflow — dan 95% kontennya dalam bahasa Inggris. Kemampuan membaca, memahami, dan memformulasikan pertanyaan dalam bahasa Inggris yang tepat adalah skill survival bagi setiap developer.
3. Code Review dan Komunikasi Tim
Di perusahaan yang menggunakan bahasa Inggris (baik multinasional maupun remote), code review, pull request descriptions, commit messages, dan technical documentation semuanya ditulis dalam bahasa Inggris. Kualitas komunikasi teknis Anda dinilai setara dengan kualitas kode Anda.
4. Gaji dan Peluang Karier
Data dari berbagai platform rekrutmen menunjukkan bahwa developer Indonesia yang bekerja untuk perusahaan internasional (remote atau on-site) bisa mendapatkan gaji 3-10x lipat dibandingkan bekerja di perusahaan lokal. English proficiency adalah kunci utama untuk mengakses peluang ini.
Remote Work di Perusahaan Internasional
Remote work telah mengubah lanskap karier IT secara fundamental. Programmer Indonesia kini bisa bekerja untuk perusahaan di mana saja tanpa meninggalkan Indonesia. Tapi bagaimana persyaratan bahasa Inggrisnya?
Persyaratan Informal (Tanpa Sertifikat)
Mayoritas perusahaan teknologi internasional tidak mensyaratkan sertifikat formal seperti TOEFL atau IELTS. Sebagai gantinya, mereka menilai kemampuan bahasa Inggris melalui:
- English interview — biasanya 2-3 round interview sepenuhnya dalam bahasa Inggris
- Written communication test — diminta menulis technical proposal atau menjelaskan arsitektur sistem
- Pair programming session — coding sambil berkomunikasi dalam bahasa Inggris real-time
- Trial period — 1-2 minggu bekerja bersama tim untuk menilai communication fit
Perusahaan yang Hire Remote dari Indonesia
Beberapa perusahaan dan platform yang aktif merekrut developer Indonesia secara remote:
- GitLab, Automattic, Zapier — 100% remote, English sebagai bahasa kerja
- Toptal, Turing, Andela — platform freelance premium, English interview wajib
- Shopify, Stripe, Twilio — remote-friendly, standar English tinggi
- Startup Singapura dan Australia — banyak yang hire remote di Indonesia karena timezone yang dekat
Level English yang Diharapkan
Meskipun tidak ada sertifikat formal, level English yang dibutuhkan untuk remote work internasional setara dengan:
- TOEFL iBT 80+ — mampu mengikuti meeting, menulis dokumentasi teknis, dan berkomunikasi async via Slack/email
- IELTS 6.5+ — terutama speaking dan writing
- TOEIC 750+ — untuk workplace communication
Tech Visa: Persyaratan Bahasa per Negara
Jika Anda berencana relokasi ke luar negeri untuk karier IT, berikut persyaratan bahasa Inggris resmi untuk visa kerja di berbagai negara:
| Negara / Visa | TOEFL iBT | IELTS | Alternatif | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| USA — H-1B Visa | 80+ | 6.5+ | – | Tidak wajib, tapi employer biasanya mensyaratkan |
| UK — Skilled Worker Visa | – | 4.0+ (setiap komponen) | SELT approved tests | Standar relatif rendah, tapi sponsor perlu bahasa yang baik |
| UK — Global Talent Visa | – | – | Tidak ada tes bahasa | Untuk tech talent yang exceptional — endorsed by Tech Nation |
| Jerman — EU Blue Card | – | – | B1 German atau English | IT sector: sering cukup dengan English saja |
| Belanda — Highly Skilled Migrant | – | – | Tidak ada tes bahasa | Salary threshold utama, bukan bahasa |
| Kanada — Express Entry | – | 6.0+ (CLB 7) | CELPIP | Poin bahasa sangat mempengaruhi skor CRS |
| Australia — Skilled Visa (482/189) | – | 5.0-6.0+ | PTE Academic | Bervariasi per subclass |
| Jepang — Engineer Visa | – | – | JLPT lebih penting | Bahasa Jepang biasanya lebih dibutuhkan |
| Korea — E-7 Visa | – | – | TOPIK atau English | Tergantung perusahaan sponsor |
| Singapura — Employment Pass | – | – | Tidak ada tes bahasa | Salary dan qualification utama |
Perusahaan Jepang dan IT English
Jepang adalah salah satu pasar terbesar bagi programmer Indonesia. Banyak perusahaan IT Jepang yang aktif merekrut developer asing, dan TOEIC menjadi standar utama yang digunakan:
Standar TOEIC di Perusahaan IT Jepang
| Perusahaan | TOEIC Minimum | Catatan |
|---|---|---|
| Rakuten | 800 | “Englishnization” policy — bahasa Inggris sebagai bahasa kerja resmi |
| LINE (LY Corporation) | 600-700 | Tim internasional, banyak engineer non-Jepang |
| Sony (Engineering) | 600-700 | Bervariasi per divisi, R&D lebih tinggi |
| SoftBank Group | 700 | Global operations, English penting untuk level senior |
| Mercari | 700 | E-commerce unicorn, tim internasional |
| Hitachi | 600 | Engineering, infrastructure IT |
| NTT Data | 600 | System integrator terbesar Jepang |
| Fujitsu | 600 | Enterprise IT, consulting |
Mengapa Perusahaan Jepang Menggunakan TOEIC?
TOEIC dikembangkan oleh ETS pada 1979 atas permintaan Keidanren (Federation of Japanese Business). Itulah mengapa TOEIC menjadi standar de facto di Jepang — bukan TOEFL atau IELTS. Jika Anda menargetkan karier IT di Jepang, TOEIC adalah investasi yang tepat. Baca panduan lengkapnya di Apa Itu TOEIC?
Perusahaan Korea dan Standar TOEIC
Korea Selatan juga merupakan pasar yang menjanjikan bagi developer Indonesia, dan sama seperti Jepang, TOEIC menjadi standar utama:
Standar di Perusahaan IT Korea
| Perusahaan | TOEIC Minimum | Catatan |
|---|---|---|
| Samsung SDS | 700 | IT subsidiary Samsung Group, enterprise solutions |
| Samsung Electronics (IT) | 700-800 | Mobile, semiconductor, AI divisions |
| LG CNS | 650 | IT services, smart factory |
| Naver / LINE | 700 | Platform internet terbesar Korea |
| Kakao | 600-700 | Super app, fintech, entertainment |
| Coupang | 700 | E-commerce terbesar Korea, banyak engineer asing |
| Hyundai AutoEver | 650 | IT subsidiary Hyundai Motor Group |
Catatan: Di Korea, TOEIC bukan hanya untuk rekrutmen — banyak perusahaan mensyaratkan skor TOEIC minimum untuk kenaikan jabatan (promosi) juga, mirip dengan kultur di Jepang.
Startup vs Corporate: Perbedaan Ekspektasi English
| Aspek | Startup Internasional | Corporate / Enterprise |
|---|---|---|
| Penilaian English | Interview-based, informal | Sertifikat formal (TOEIC/TOEFL) |
| Komunikasi | Slack, async, casual tone | Email formal, meeting terstruktur |
| Writing | Quick messages, PRs, docs | Formal reports, proposals |
| Speaking | Stand-ups, casual sync | Presentasi formal, client calls |
| Yang dihargai | Kejelasan komunikasi > grammar sempurna | Grammar dan formalitas penting |
| Tes yang relevan | Duolingo English Test / tidak perlu | TOEIC / TOEFL |
TOEIC vs TOEFL vs Duolingo: Mana untuk IT?
Bagi profesional IT, pemilihan tes bahasa Inggris bergantung pada tujuan spesifik:
| Kriteria | TOEIC | TOEFL ITP | TOEFL iBT | Duolingo English Test |
|---|---|---|---|---|
| Terbaik untuk | Perusahaan Jepang/Korea, corporate | Diagnostic, persyaratan lokal | Visa kerja, studi lanjut | Startup, remote work |
| Biaya | Rp 600.000-800.000 | Rp 600.000 | Rp 3.800.000+ | ~Rp 850.000 (US$49) |
| Durasi tes | ~2 jam | ~2 jam | ~3 jam | ~1 jam |
| Hasil | 5-7 hari | 3-5 hari | 6-10 hari | 2 hari |
| Diterima di | Corporate Asia | Indonesia | Global | Beberapa univ & perusahaan tech |
| Online dari rumah? | Tergantung penyelenggara | ✅ (OSEE) | ✅ (ETS Home Edition) | ✅ |
Rekomendasi per Skenario
- Apply kerja di perusahaan Jepang/Korea: Ambil TOEIC — ini standar yang mereka gunakan
- Remote work untuk startup internasional: Duolingo English Test atau cukup persiapkan diri untuk English interview
- Visa kerja ke US/UK/Australia: TOEFL iBT atau IELTS — ini persyaratan imigrasi
- Kerja di BUMN atau corporate Indonesia: TOEFL ITP — paling umum dan terjangkau
- Studi S2 Computer Science di luar negeri: TOEFL iBT atau IELTS
- Belum tahu tujuan spesifik: Mulai dengan TOEFL ITP (Rp 600.000) untuk mengetahui baseline
English Sehari-hari Programmer: GitHub, Stack Overflow, Dokumentasi
Untuk programmer, bahasa Inggris bukan hanya soal sertifikat — melainkan skill survival sehari-hari:
GitHub dan Version Control
- Commit messages: Menulis pesan commit yang clear dan deskriptif dalam bahasa Inggris (contoh:
fix: resolve null pointer exception in payment module) - Pull request descriptions: Menjelaskan changes, rationale, dan impact dalam bahasa Inggris yang bisa dipahami reviewer
- Issue tracking: Menulis bug report yang jelas dan reproducible
- README dan documentation: Menulis docs yang informatif untuk open source project
Stack Overflow dan Forum
- Kemampuan memformulasikan pertanyaan yang tepat dalam bahasa Inggris menentukan seberapa cepat Anda mendapat jawaban
- Membaca dan memahami jawaban yang kompleks (termasuk edge cases dan nuances)
- Berkontribusi dengan menjawab pertanyaan — ini membangun reputasi profesional
Technical Documentation
- API documentation (Swagger/OpenAPI specs)
- Framework guides (React docs, Django docs, etc.)
- Cloud provider documentation (AWS, GCP, Azure)
- RFC (Request for Comments) — standar teknis internet
Tips Meningkatkan English untuk Developer
1. Ubah Semua Interface ke Bahasa Inggris
OS, IDE, browser, smartphone — set semuanya ke English. Ini immersion ringan yang efektif tanpa effort tambahan. Anda akan terbiasa dengan istilah teknis dan umum dalam bahasa Inggris.
2. Baca Dokumentasi, Jangan Hanya Tutorial Video
Tutorial video memang lebih mudah, tapi membaca official documentation melatih reading comprehension sekaligus memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang teknologi yang Anda gunakan.
3. Tulis Blog Teknis dalam Bahasa Inggris
Mulai blog teknis di Medium, dev.to, atau Hashnode. Menulis tutorial atau sharing pengalaman dalam bahasa Inggris melatih writing skill sekaligus membangun personal brand internasional.
4. Ikuti Tech Podcast dan YouTube Channel
Channel seperti Fireship, Traversy Media, The Primeagen, dan Lex Fridman podcast melatih listening sambil update knowledge teknis. Mulai dengan subtitle, lalu matikan setelah terbiasa.
5. Kontribusi ke Open Source
Berkontribusi ke proyek open source di GitHub memaksa Anda berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan developer dari seluruh dunia — ini latihan writing yang natural dan langsung applicable.
6. Latihan Mock Interview
Minta teman atau gunakan platform seperti Pramp untuk latihan technical interview dalam bahasa Inggris. Ini melatih kemampuan menjelaskan pendekatan problem-solving secara verbal.
7. Ambil Tes untuk Baseline
Ambil tes TOEFL ITP di OSEE (hanya Rp 600.000, online dari rumah) untuk mengetahui level Anda saat ini. Ini memberikan data objektif tentang di mana Anda berdiri dan area mana yang perlu ditingkatkan.
FAQ — Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah programmer benar-benar butuh sertifikat bahasa Inggris?
Tergantung tujuan. Untuk remote work di startup internasional, biasanya tidak perlu sertifikat formal — cukup bisa menunjukkan kemampuan saat interview. Untuk perusahaan Jepang/Korea, visa kerja, atau studi lanjut, sertifikat formal (TOEIC, TOEFL, atau IELTS) diperlukan.
TOEIC atau TOEFL, mana yang lebih berguna untuk IT?
Jika Anda menargetkan perusahaan Jepang atau Korea, pilih TOEIC. Untuk keperluan umum, visa kerja, atau studi lanjut, pilih TOEFL. Untuk keperluan di Indonesia saja, TOEFL ITP adalah pilihan paling efisien.
Apakah Duolingo English Test diakui perusahaan?
Duolingo English Test semakin diterima, terutama oleh startup dan perusahaan teknologi. Beberapa universitas juga menerimanya untuk admission. Namun untuk visa kerja dan corporate tradisional, TOEFL atau IELTS masih lebih diakui. Lihat konversi skor TOEFL ITP untuk perbandingan.
Berapa skor TOEIC yang bagus untuk programmer?
Untuk perusahaan Jepang dan Korea, TOEIC 700+ dianggap baik, dan TOEIC 800+ dianggap sangat baik. Untuk posisi leadership atau yang memerlukan komunikasi intensif, TOEIC 850+ diharapkan.
Saya programmer yang jarang bicara English. Berapa lama persiapan?
Jika Anda sudah terbiasa membaca dokumentasi dan Stack Overflow dalam bahasa Inggris, reading comprehension Anda sebenarnya sudah cukup baik. Fokus persiapan 4-6 minggu pada listening dan grammar biasanya cukup untuk mendapatkan TOEFL ITP 450-500 atau TOEIC 600+.
Apakah bisa tes dari rumah?
Ya! OSEE menyelenggarakan tes TOEFL ITP secara online dari rumah dengan 5 sesi per hari. Sangat cocok untuk programmer yang terbiasa bekerja remote dan tidak ingin menghabiskan waktu untuk perjalanan ke test center.
Berapa biaya tes TOEFL ITP di OSEE?
Biaya tes TOEFL ITP di OSEE adalah Rp 600.000, termasuk sertifikat resmi dari ETS. Ini investasi kecil yang bisa memberikan data objektif tentang level bahasa Inggris Anda — sangat berguna baik untuk persiapan karier internasional maupun sebagai benchmark personal.
Mengapa 16.000+ Peserta Memilih OSEE?
OSEE adalah mitra resmi ETS untuk penyelenggaraan TOEFL ITP dan TOEIC di Indonesia.
Peserta Terlayani
Mitra Institusi
IIEF Recognition
Jadwal Fleksibel
📍 Berbasis di Surakarta — Lihat di Google Maps
🌐 Tes bisa dilakukan online dari rumah, dari mana saja di Indonesia.
🎓 Mau Kuliah Gratis? Cek 123+ Beasiswa 2026!
Dari LPDP sampai Fulbright, dari Jepang sampai Eropa. Semua info lengkap + tips persiapan TOEFL.
OSEE — Official ETS Test Center | Gold Award 2024 IIEF

Leave a Reply