Universitas Hasanuddin (UNHAS) mensyaratkan skor TOEFL ITP minimal 450-500 untuk program magister dan doktor di tahun 2026, menjadikannya salah satu universitas top di Indonesia Timur. Kalau kamu berencana lanjut S2 atau S3 di kampus kebanggaan Makassar ini, skor TOEFL bukan cuma formalitas — ini tiket masuk yang nggak bisa dinegosiasi.
📑 Daftar Isi
- Kenapa UNHAS Mensyaratkan TOEFL?
- Syarat Skor TOEFL UNHAS 2026 per Program Studi
- TOEFL ITP vs iBT: Mana yang Diterima UNHAS?
- UPT Bahasa UNHAS vs Test Center Eksternal
- Program S2 Populer di UNHAS dan Persyaratannya
- 1. Magister Teknik (Sipil, Mesin, Elektro, Informatika)
- 2. Magister Kedokteran dan Program Spesialis
- 3. Magister Hukum
- 4. Magister Manajemen (MM) dan Akuntansi
- 5. Magister Pertanian dan Ilmu Kelautan
- Peluang Beasiswa untuk S2/S3 UNHAS
- LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)
- BPPDN (Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri)
- BPI (Beasiswa Pendidikan Indonesia) Kemendikbudristek
- Beasiswa Internal UNHAS
- Timeline Pendaftaran Pascasarjana UNHAS 2026
- Aksesibilitas Tes TOEFL di Indonesia Timur
- Strategi Persiapan TOEFL untuk Calon Mahasiswa UNHAS
- 1. Tentukan Target Skor yang Jelas
- 2. Diagnosis Kemampuan Awal
- 3. Manfaatkan AI Tutor
- 4. Fokus pada Structure & Written Expression
- 5. Latihan Listening dengan Materi Akademik
- 6. Reading: Bangun Kecepatan, Bukan Cuma Pemahaman
- 7. Simulasi Full Test Minimal 3 Kali
- Kesalahan Umum Calon Mahasiswa UNHAS Saat Persiapan TOEFL
- Penutup: Langkah Pertama Menuju Pascasarjana UNHAS
- FAQ: TOEFL untuk UNHAS 2026
UNHAS itu bukan kampus biasa. Peringkatnya konsisten di jajaran 10 besar Indonesia versi Webometrics, dan jadi pusat akademik paling berpengaruh di kawasan Indonesia Timur. Dari Sulawesi, Kalimantan Timur, Maluku, sampai Papua — banyak yang menjadikan UNHAS sebagai tujuan utama studi lanjut. Masalahnya, persyaratan TOEFL sering bikin calon mahasiswa kelimpungan, terutama yang baru pertama kali berhadapan dengan tes ini.
Artikel ini bakal mengupas tuntas semua yang perlu kamu tahu soal TOEFL untuk UNHAS 2026: mulai dari syarat skor per fakultas, jenis TOEFL yang diterima, cara daftar tes, sampai strategi belajar yang realistis. Nggak pakai basa-basi.
Kenapa UNHAS Mensyaratkan TOEFL?
Sebelum ngomongin angka-angka, penting buat paham kenapa kampus sebesar UNHAS mematok skor TOEFL sebagai syarat masuk pascasarjana. Alasannya sederhana: literatur akademik level S2/S3 itu mayoritas berbahasa Inggris. Jurnal internasional, textbook referensi, bahkan instruksi dosen tamu — semuanya pakai bahasa Inggris.
UNHAS juga aktif menjalin kerja sama internasional dengan universitas di Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Eropa. Mahasiswa pascasarjana diharapkan bisa berpartisipasi dalam konferensi internasional dan publikasi jurnal bereputasi. Tanpa kemampuan bahasa Inggris yang terukur, kamu bakal kesulitan mengikuti ritme akademik di level ini.
Jadi, TOEFL bukan sekadar syarat administratif — ini indikator kesiapan akademik kamu di lingkungan pascasarjana modern.
Syarat Skor TOEFL UNHAS 2026 per Program Studi
Setiap fakultas dan program studi di UNHAS punya standar skor TOEFL yang berbeda-beda. Beberapa program yang bersifat internasional atau berbasis riset biasanya mematok skor lebih tinggi. Berikut tabel rangkuman berdasarkan data terbaru:
| Fakultas / Program | Jenjang | TOEFL ITP Minimal | TOEFL iBT Setara | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| Teknik (Sipil, Mesin, Elektro) | S2 | 450 | 45 | Beberapa prodi mensyaratkan 475 |
| Kedokteran | S2 / Spesialis | 475 | 52 | Program spesialis bisa lebih tinggi |
| Hukum | S2 | 450 | 45 | Program Kenotariatan: 450 |
| Ekonomi dan Bisnis | S2 (MM/Akuntansi) | 450 | 45 | Kelas internasional: 500 |
| Pertanian | S2 | 450 | 45 | Standar umum pascasarjana |
| FISIP | S2 | 450 | 45 | Hubungan Internasional: 475 |
| Farmasi | S2 | 450 | 45 | Standar umum pascasarjana |
| Kesehatan Masyarakat | S2 | 450 | 45 | Program riset: 475 |
| Ilmu Kelautan dan Perikanan | S2 | 450 | 45 | Standar umum |
| Semua Fakultas | S3 (Doktor) | 475-500 | 52-61 | Tergantung kebijakan prodi |
Catatan penting: Skor di atas adalah syarat minimum. Untuk beasiswa seperti LPDP atau BPPDN, kamu biasanya butuh skor lebih tinggi — minimal 500 ITP atau setara. Pastikan kamu cek persyaratan spesifik di website resmi Pascasarjana UNHAS karena setiap periode penerimaan bisa ada revisi.
TOEFL ITP vs iBT: Mana yang Diterima UNHAS?
Ini pertanyaan klasik yang selalu muncul. Jawaban singkatnya: UNHAS menerima keduanya, tapi dengan catatan.
TOEFL ITP dan TOEFL iBT itu dua tes yang berbeda format dan tujuannya. Untuk pendaftaran pascasarjana di UNHAS, TOEFL ITP (paper-based, skor 310-677) adalah yang paling umum digunakan dan diterima oleh semua program studi. Ini juga yang paling banyak dipakai mahasiswa di Indonesia Timur karena aksesibilitasnya.
TOEFL iBT (internet-based, skor 0-120) juga diterima, terutama kalau kamu berencana apply beasiswa luar negeri atau program dual degree. Beberapa program S3 yang berorientasi internasional bahkan lebih prefer iBT karena ada komponen speaking dan writing yang dinilai langsung.
| Aspek | TOEFL ITP | TOEFL iBT |
|---|---|---|
| Format | Paper-based | Internet-based |
| Rentang Skor | 310 – 677 | 0 – 120 |
| Seksi Tes | Listening, Structure, Reading | Reading, Listening, Speaking, Writing |
| Durasi | ±2 jam | ±3 jam |
| Biaya di OSEE | Rp 600.000 | Rp 3.300.000 |
| Diterima UNHAS? | Ya, semua prodi | Ya, terutama program internasional |
| Masa Berlaku | 2 tahun | 2 tahun |
Rekomendasi? Kalau tujuanmu murni masuk S2/S3 di UNHAS, TOEFL ITP sudah lebih dari cukup dan jauh lebih terjangkau. Cek biaya TOEFL ITP 2026 yang resmi supaya kamu nggak kena harga yang nggak jelas dari pihak ketiga.
UPT Bahasa UNHAS vs Test Center Eksternal
UNHAS punya UPT Bahasa yang menyelenggarakan tes kemampuan bahasa Inggris untuk keperluan internal kampus. Tes yang diselenggarakan UPT Bahasa UNHAS biasanya berupa TOEFL Prediction atau TOEFL-Like — dan ini sering bikin bingung.
Yang perlu kamu tahu: TOEFL Prediction dari UPT Bahasa itu bukan TOEFL resmi dari ETS. Beberapa program studi menerimanya untuk tahap awal pendaftaran, tapi untuk beasiswa dan keperluan formal lainnya, kamu hampir pasti butuh skor TOEFL ITP yang dikeluarkan oleh test center resmi berlisensi ETS.
OSEE adalah Official ETS Test Center yang sudah meraih Gold Award di IIEF 2024 dan 2025, dengan lebih dari 16.000 peserta tes dan 42 mitra di 14 provinsi Indonesia. Untuk kamu yang di Makassar dan sekitarnya, kamu bisa mengikuti tes TOEFL ITP resmi melalui mitra OSEE terdekat di Indonesia Timur.
Program S2 Populer di UNHAS dan Persyaratannya
UNHAS dikenal dengan beberapa program magister unggulan yang menarik minat dari seluruh Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Berikut program S2 paling diminati beserta konteks persyaratan TOEFL-nya:
1. Magister Teknik (Sipil, Mesin, Elektro, Informatika)
Fakultas Teknik UNHAS konsisten berada di peringkat atas untuk kawasan Indonesia Timur. Program S2 Teknik Sipil dan Teknik Informatika jadi incaran karena relevansinya dengan pembangunan infrastruktur di Sulawesi dan Papua. Skor TOEFL ITP minimal 450, tapi kalau kamu mengincar beasiswa riset, targetkan 475-500.
2. Magister Kedokteran dan Program Spesialis
FK UNHAS adalah salah satu fakultas kedokteran tertua dan paling prestisius di Indonesia Timur. Program spesialis (Sp-1) biasanya mensyaratkan TOEFL ITP minimal 475. Untuk PPDS yang bekerja sama dengan rumah sakit pendidikan, persyaratan bisa lebih ketat.
3. Magister Hukum
Program Magister Ilmu Hukum dan Kenotariatan UNHAS menarik banyak peminat dari kalangan praktisi hukum di Indonesia Timur. Skor TOEFL ITP minimal 450 — relatif terjangkau untuk dicapai dengan strategi yang tepat.
4. Magister Manajemen (MM) dan Akuntansi
FEB UNHAS punya program MM yang solid dengan koneksi ke dunia bisnis Makassar dan Indonesia Timur. Skor TOEFL ITP minimal 450 untuk kelas reguler, tapi kelas internasional mematok 500.
5. Magister Pertanian dan Ilmu Kelautan
Ini keunggulan unik UNHAS — letaknya di Makassar yang strategis untuk riset kelautan dan pertanian tropis. Program S2 Ilmu Kelautan, Perikanan, dan Pertanian jadi magnet bagi peneliti dari seluruh Indonesia Timur. TOEFL ITP minimal 450.
Peluang Beasiswa untuk S2/S3 UNHAS
Ngomongin pascasarjana tanpa ngomongin beasiswa itu seperti ngomongin mie instan tanpa ngomongin air panas — nggak lengkap. Berikut beasiswa utama yang bisa kamu bidik untuk studi di UNHAS:
LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)
Beasiswa paling bergengsi dari pemerintah. Untuk LPDP, kamu butuh TOEFL ITP minimal 500 (atau iBT 61). LPDP menerima pendaftar dari semua program S2/S3 di UNHAS yang terakreditasi minimal B. Persaingan ketat, tapi kuota untuk perguruan tinggi di luar Jawa biasanya lebih lega.
BPPDN (Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri)
Khusus untuk calon dosen atau dosen tetap di perguruan tinggi. TOEFL ITP minimal 450-475 tergantung gelombang. Ini opsi bagus kalau kamu berkarier sebagai akademisi.
BPI (Beasiswa Pendidikan Indonesia) Kemendikbudristek
Beasiswa dari Kemendikbudristek untuk berbagai kategori: dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat umum berprestasi. Syarat TOEFL ITP biasanya minimal 450-500.
Beasiswa Internal UNHAS
UNHAS juga menyediakan beasiswa internal, termasuk asisten riset dan teaching assistant. Persyaratan TOEFL biasanya mengikuti standar minimum prodi. Informasi lengkap bisa kamu cek di website Pascasarjana UNHAS.
Apapun beasiswa yang kamu incar, satu hal yang pasti: skor TOEFL yang lebih tinggi selalu jadi keunggulan. Kalau kamu baru mulai belajar, cek panduan belajar TOEFL untuk pemula dari OSEE.
Timeline Pendaftaran Pascasarjana UNHAS 2026
UNHAS biasanya membuka pendaftaran pascasarjana dalam 2-3 gelombang per tahun. Berikut perkiraan timeline berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya:
| Gelombang | Periode Pendaftaran | Seleksi | Kuliah Dimulai |
|---|---|---|---|
| Gelombang 1 | Januari – Maret 2026 | April 2026 | Agustus 2026 (Semester Ganjil) |
| Gelombang 2 | April – Juni 2026 | Juli 2026 | Agustus 2026 (Semester Ganjil) |
| Gelombang 3 | Agustus – Oktober 2026 | November 2026 | Februari 2027 (Semester Genap) |
Tips penting: Jangan tunggu deadline pendaftaran baru urus TOEFL. Sertifikat TOEFL ITP biasanya keluar 2-3 minggu setelah tes. Idealnya, kamu sudah punya skor TOEFL minimal 2-3 bulan sebelum pendaftaran dibuka. Jadi kalau target kamu Gelombang 1, mulai tes TOEFL di bulan Oktober-November 2025.
Aksesibilitas Tes TOEFL di Indonesia Timur
Salah satu tantangan terbesar buat calon mahasiswa S2/S3 di kawasan Indonesia Timur adalah akses ke tes TOEFL resmi. Dulu, kamu mungkin harus terbang ke Surabaya atau Jakarta cuma buat tes — buang waktu dan biaya.
Sekarang situasinya sudah jauh lebih baik. OSEE sebagai Official ETS Test Center sudah punya jaringan mitra di berbagai kota, termasuk di kawasan Indonesia Timur. Dengan 42 mitra di 14 provinsi, kemungkinan besar ada mitra OSEE yang bisa kamu akses tanpa harus keluar Sulawesi.
Untuk informasi lokasi tes terdekat dan jadwal yang tersedia, kamu bisa langsung menghubungi OSEE via WhatsApp di 0882-007-616-701. Tim OSEE bisa bantu carikan jadwal dan lokasi tes yang paling convenient buat kamu.
Strategi Persiapan TOEFL untuk Calon Mahasiswa UNHAS
Oke, sekarang kamu sudah tahu syarat skornya. Pertanyaan selanjutnya: gimana cara mencapainya? Berikut strategi yang realistis dan sudah terbukti efektif:
1. Tentukan Target Skor yang Jelas
Jangan cuma bilang “mau skor tinggi.” Tentukan angka spesifik. Kalau prodi kamu minta 450, targetkan 475-500 supaya ada buffer. Kalau incaran beasiswa LPDP, targetkan minimal 500-525.
2. Diagnosis Kemampuan Awal
Ikuti simulasi TOEFL atau prediction test untuk tahu posisi kamu sekarang. Dari situ kamu bisa lihat section mana yang paling lemah — Listening, Structure, atau Reading — dan fokuskan latihan di situ.
3. Manfaatkan AI Tutor
OSEE punya AI Tutor di Telegram (@Osee_tutor_bot) yang bisa bantu kamu latihan kapan saja. Ini berguna banget terutama untuk kamu yang di daerah dan susah akses ke tempat kursus.
4. Fokus pada Structure & Written Expression
Section Structure sering jadi pembeda antara skor 450 dan 500. Grammar bahasa Inggris itu finite — ada pola-pola tertentu yang selalu muncul di TOEFL ITP. Pelajari pola-pola ini, dan skor kamu bisa naik signifikan. Baca panduan lengkap skor 550 untuk strategi mendalam.
5. Latihan Listening dengan Materi Akademik
Listening di TOEFL ITP itu bukan dengerin lagu pop — ini percakapan dan lecture akademik. Biasakan dengerin podcast akademik, TED Talks, atau kuliah online dalam bahasa Inggris. Minimal 30 menit sehari.
6. Reading: Bangun Kecepatan, Bukan Cuma Pemahaman
Section Reading di TOEFL ITP punya waktu terbatas. Kamu harus bisa baca cepat DAN paham. Latih teknik skimming dan scanning. Baca artikel akademik dalam bahasa Inggris setiap hari — Nature, ScienceDirect, atau bahkan Wikipedia versi Inggris.
7. Simulasi Full Test Minimal 3 Kali
Sebelum hari H, pastikan kamu sudah pernah mengerjakan full simulation TOEFL ITP minimal 3 kali dengan kondisi yang mirip tes sebenarnya: timing ketat, tanpa jeda, dan tanpa bantuan. Panduan persiapan TOEFL ITP lengkap dari OSEE bisa jadi acuan belajarmu.
Kesalahan Umum Calon Mahasiswa UNHAS Saat Persiapan TOEFL
Dari pengalaman ribuan peserta tes, ada beberapa kesalahan yang sering terulang:
Pertama, menunda terlalu lama. Banyak yang baru sadar butuh TOEFL sebulan sebelum deadline pendaftaran. Hasilnya? Panik, skor jelek, dan terpaksa menunda satu semester. Idealnya, mulai persiapan minimal 3-4 bulan sebelum target tes.
Kedua, mengandalkan TOEFL Prediction. TOEFL Prediction dari bimbel atau UPT Bahasa itu berguna untuk latihan, tapi bukan pengganti TOEFL ITP resmi. Beberapa prodi dan semua beasiswa nasional mensyaratkan sertifikat dari test center resmi ETS.
Ketiga, nggak punya strategi per section. Banyak yang belajar TOEFL secara general tanpa fokus ke kelemahan spesifik. Padahal, naikin skor Structure dari 40 ke 50 itu jauh lebih mudah daripada naikin Reading dari 50 ke 55. Kerja cerdas, bukan cuma kerja keras.
Keempat, mengabaikan kondisi fisik saat tes. TOEFL ITP itu 2 jam nonstop. Kalau kamu kurang tidur atau nggak sarapan, konsentrasi bisa anjlok di tengah tes. Persiapan itu bukan cuma soal akademik.
Penutup: Langkah Pertama Menuju Pascasarjana UNHAS
UNHAS adalah kampus yang layak diperjuangkan. Dengan reputasi akademik yang kuat, jaringan alumni yang luas di Indonesia Timur, dan program pascasarjana yang beragam, UNHAS bisa jadi batu loncatan karier yang signifikan — entah kamu ingin jadi akademisi, profesional, atau peneliti.
Syarat TOEFL-nya? Realistis dan bisa dicapai. Skor 450-500 ITP itu bukan angka yang mustahil, apalagi kalau kamu punya strategi yang jelas dan disiplin dalam berlatih. Yang penting, mulai sekarang. Jangan tunggu sampai deadline menghantui.
Langkah pertama yang paling konkret: daftar tes TOEFL ITP resmi. Hubungi OSEE via WhatsApp di 0882-007-616-701 untuk cek jadwal dan lokasi tes terdekat. Dengan biaya Rp 600.000 dan sertifikat resmi ETS, kamu sudah selangkah lebih dekat ke gerbang UNHAS.
Selamat berjuang, dan sampai ketemu di Makassar.
FAQ: TOEFL untuk UNHAS 2026
Berapa skor TOEFL ITP minimal untuk S2 di UNHAS?
Skor TOEFL ITP minimal untuk program S2 di UNHAS umumnya adalah 450. Beberapa program seperti Kedokteran, Hubungan Internasional, dan program kelas internasional mensyaratkan skor lebih tinggi, yaitu 475-500. Selalu cek persyaratan spesifik di website Pascasarjana UNHAS sebelum mendaftar.
Apakah UNHAS menerima TOEFL iBT selain TOEFL ITP?
Ya, UNHAS menerima TOEFL iBT. Skor iBT 45 setara dengan TOEFL ITP 450, dan iBT 61 setara dengan ITP 500. TOEFL iBT bahkan lebih disukai untuk program S3 yang berorientasi internasional. Namun, untuk efisiensi biaya, TOEFL ITP tetap jadi pilihan paling populer dengan biaya hanya Rp 600.000 di OSEE.
Di mana bisa ikut tes TOEFL ITP resmi di Makassar atau Sulawesi?
OSEE sebagai Official ETS Test Center memiliki jaringan mitra di berbagai kota termasuk kawasan Indonesia Timur. Kamu bisa cek lokasi tes terdekat di osee.co.id atau langsung WhatsApp ke 0882-007-616-701 untuk informasi jadwal dan lokasi tes di Makassar dan sekitarnya.
Apakah TOEFL Prediction dari UPT Bahasa UNHAS diterima untuk pendaftaran S2?
TOEFL Prediction dari UPT Bahasa UNHAS kadang diterima untuk tahap awal pendaftaran di beberapa program studi. Namun, untuk keperluan beasiswa (LPDP, BPPDN, BPI) dan beberapa prodi tertentu, kamu wajib memiliki sertifikat TOEFL ITP resmi dari test center berlisensi ETS. Rekomendasi: langsung ambil TOEFL ITP resmi supaya bisa dipakai untuk semua keperluan.
Berapa lama masa berlaku sertifikat TOEFL untuk mendaftar di UNHAS?
Sertifikat TOEFL ITP dan TOEFL iBT berlaku selama 2 tahun sejak tanggal tes. Pastikan sertifikat kamu masih aktif saat mendaftar dan saat proses seleksi berlangsung. Jika sertifikat sudah kadaluarsa, kamu perlu mengulang tes.
Berapa biaya tes TOEFL ITP resmi untuk mendaftar UNHAS?
Biaya tes TOEFL ITP resmi di OSEE adalah Rp 600.000. Ini sudah termasuk sertifikat resmi dari ETS yang diterima di seluruh universitas Indonesia, termasuk UNHAS. Untuk TOEFL iBT, biayanya Rp 3.300.000. Cek detail biaya TOEFL ITP 2026 untuk informasi terbaru.
Bagaimana cara mempersiapkan TOEFL kalau tinggal di daerah terpencil?
Manfaatkan teknologi! OSEE menyediakan AI Tutor gratis di Telegram (@Osee_tutor_bot) yang bisa kamu gunakan untuk latihan kapan saja dan di mana saja. Selain itu, banyak materi persiapan TOEFL yang bisa diakses online. Untuk panduan lengkap, kunjungi osee.co.id.
🎓 Mau Kuliah Gratis? Cek 123+ Beasiswa 2026!
Dari LPDP sampai Fulbright, dari Jepang sampai Eropa. Semua info lengkap + tips persiapan TOEFL.
OSEE — Official ETS Test Center | Gold Award 2024 IIEF
Leave a Reply